Kekerasan dalam Pacaran (Analisis Isi Kasus Kekerasan dalam Pacaran yang Dimuat dalam Berita Online Liputan6.com Tahun 2017-2020)

NURFADILLAH, Syifa (2021) Kekerasan dalam Pacaran (Analisis Isi Kasus Kekerasan dalam Pacaran yang Dimuat dalam Berita Online Liputan6.com Tahun 2017-2020). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Syifa Nurfadillah-F1A017006-Skripsi-2021.pdf

Download (238kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Syifa Nurfadillah-F1A017006-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (370kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Syifa Nurfadillah-F1A017006-Skripsi-2021.pdf

Download (214kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Syifa Nurfadillah-F1A017006-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (280kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Syifa Nurfadillah-F1A017006-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (286kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Syifa Nurfadillah-F1A017006-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (230kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Syifa Nurfadillah-F1A017006-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Syifa Nurfadillah-F1A017006-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (212kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Syifa Nurfadillah-F1A017006-Skripsi-2021.pdf

Download (216kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Syifa Nurfadillah-F1A017006-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (313kB)

Abstract

Kekerasan dalam pacaran adalah kekerasan yang terjadi terhadap pasangan yang belum terikat pernikahan meliputi kekerasan fisik, emosional dan ekonomi. Indonesia adalah salah satu negara dengan kasus kekerasan dalam pacaran jumlahnya cukup banyak. Hal ini dapat dibuktikan sejak tahun 2010, di Indonesia telah terjadi dari 1.000 kasus kekerasan dalam pacaran (Komnas Perempuan, 2019). Penelitian membahas mengenai kekerasan dalam pacaran yang meliputi faktor penyebab, bentuk-bentuk kekerasan, karakteristik-karakteristik pelaku, korban, dan hukuman yang diterima pelaku dalam pemberitaan kasus kekerasan pacaran dalam surat kabar online Liputan6.com. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan analisis isi. Adapun bahan penelitian yang digunakan yaitu surat kabar online Liputan6.com, dengan objek penelitian berupa kasus atau teks berita kekerasan dalam pacaran. Teknik sampling yang digunakan adalah quota sampling, dengan sampel sebanyak 50 sampel. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data distribusi frekuensi dan tabulasi silang, dan dianalisis menggunakan teori-teori sosiologi gender dan teori-teori pendukung lainnya yang berasal dari teoritisi sosiologi klasik hingga modern. Hasil dari penelitian yaitu pertama, faktor penyebab terjadinya kekerasan dalam pacaran adalah faktor psikologis sebesar 30%. Faktor psikologis menjadi faktor yang dominan karena adanya keadaan psikologi seseorang yang kurang stabil yang mengakibatkan pelaku melakukan tindak kekerasan pacaran. Kedua, bentuk-bentuk kekerasan pacaran yang sering terjadi adalah bentuk kekerasan fisik sebesar 56%. Kekerasan fisik yang yang digambarkan oleh pelaku adalah menampar, memukul, menendang, menjambak, dan mencubit korban. Ketiga, karakterisitik pelaku kekerasan pacaran didominasi oleh laki-laki sebesar 96% dan rentang usianya adalah 26-35 tahun sebesar 54%. Pelaku kekerasan pacaran didominasi oleh laki-laki karena kelompok pada usia tersebut sedang mencari jati dirinya, bahkan dengan memaksa pengakuan dari orang lain atau pasangannya. Keempat, karakteristik korban kekerasan pacaran didominasi oleh perempuan sebesar 96% dan rentang usianya adalah 18-25 tahun sebesar 58,3%. Umumnya, asumsi di masyarakat bahwa kelompok perempuan usia muda masih sangat rentan dan belum matang dalam berpikir. Cara berpikir tersebut membuat perempuan usia muda lebih mengandalkan naluri serta perasaan serta menjadikan alasan yang membuat perempuan sangat mudah terkena dampak kekerasan dalam pacaran. Kelima, hukuman yang didapatkan pelaku kekerasan pacaran adalah hukuman penjara sebesar 36%. Hukuman penjara merupakan hukuman yang paling efektif agar pelaku jera dan sudah tertulis di KUHP pasal 351. Secara garis besar, analisis penelitian ini menurut teori sosiologi gender, dalam melihat kekerasan pacaran dipengaruhi karena adanya budaya patriarki. Hal ini dapat dilihat pada dominasi laki-laki sebagai pelaku kekerasan dalam berpacaran. Sebaliknya perempuan sebagai korban kekerasan dalam berpacaran. Menurut analisis teori tersebut, pelaku dan korban kekerasan terjadi karena adanya faktor budaya patriarki, dimana kaum laki-laki dianggap kuat dan memiliki kekuasan lebih dibanding dengan perempuan. Perempuan sering dianggap sebagai kaum yang lemah dan tidak memiliki kekuasaan lebih. Adanya ketimpangan tersebut antara laki-laki dan perempuan, menjadikan perempuan sering menjadi korban dalam kasus kekerasan, seperti kekerasan dalam pacaran. Terakhir, penelitian ini mencoba memberikan saran kepada pasangan yang sedang menjalin hubungan berpacaran untuk mengubah sikap dan bisa mengendalikan emosi terhadap pasangannya. Kedua, bagi pembuat berita online maupun offline alangkah baiknya mencantumkan motif secara jelas dan mendetail sehingga informasi lebih informatif dan akurat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: F21354
Uncontrolled Keywords: kekerasan, pacaran, analisis isi, berita online
Subjects: C > C254 Childadult relationship
S > S255 Sex role
V > V79 Violence in mass media
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Sosiologi
Depositing User: Mrs Syifa Nurfadillah
Date Deposited: 29 Nov 2021 08:51
Last Modified: 29 Nov 2021 08:51
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/12294

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year