Analisis Spasial Risiko Banjir di Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten

ADELIA, Fadina Monica (2020) Analisis Spasial Risiko Banjir di Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Fadina Monica Adelia-H1B015021-Skripsi-2020.pdf

Download (323kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Fadina Monica Adelia-H1B015021-Skripsi-2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (720kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Fadina Monica Adelia-H1B015021-Skripsi-2020.pdf

Download (271kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Fadina Monica Adelia-H1B015021-Skripsi-2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (300kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Fadina Monica Adelia-H1B015021-Skripsi-2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (249kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Fadina Monica Adelia-H1B015021-Skripsi-2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (557kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Fadina Monica Adelia-H1B015021-Skripsi-2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Fadina Monica Adelia-H1B015021-Skripsi-2020.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (203kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Fadina Monica Adelia-H1B015021.pdf

Download (480kB)

Abstract

Bencana yang terjadi di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa sepanjang tahun 2018 telah terjadi 3.397 kali bencana. Banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia dan penyebab utamanya adalah curah hujan yang tinggi. Berdasarkan data dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), dalam kurun waktu tahun 2009 – 2018 di seluruh provinsi di Indonesia tercatat ada 7.225 kejadian banjir, dimana jumlah kejadian banjir yang paling tinggi adalah pada tahun 2010 yaitu sebanyak 1.060 kejadian. Provinsi DKI Jakarta dengan jumlah kejadian banjir sebesar 148 kejadian, provinsi Banten 158 kejadian. Sedangkan Provinsi JawaBarat merupakan provinsi dengan jumlah kejadian banjir yang tinggi, yaitu sebesar842 kejadian selama kurun waktu sepuluh tahun terakhir, dengan jumlah kejadianbanjir terbesar berada di Kabupaten Bandung yang tercatat hingga 208 kejadian. Permasalahan banjir sampai saat ini belum dapat diselesaikan secara tuntas bahkan persoalan bencana banjir tersebut kecenderungan semakin meningkat baik dari sisiintensitas, frekuensi, maupun sebarannya akibat perubahan iklim dan kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS). Berdasarkan kondisi diatas, perlu dilakukan suatu penelitian yang dapat memberikan informasi tentang faktor-faktor penyebab utama dan memprediksi wilayah yang berpeluang mengalami bencana banjir. Dalam mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan model analisis spasial risikobanjir yang dilakukan berdasarkan sebaran tingkat ancaman banjir, tingkat kerentanan sosial, ekonomi, fisik, dan lingkungan. Hasil pemodelan didapatkan pola sebaran tingkat risiko banjir dalam bentuk peta di wilayah studi menggunakan metodeskoring.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: H20048
Uncontrolled Keywords: Analisis, Spasial, Risiko, Banjir
Subjects: F > F199 Floods
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil
Depositing User: Mrs PKL PKL
Date Deposited: 15 Mar 2022 07:46
Last Modified: 15 Mar 2022 07:46
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/13836

Actions (login required)

View Item View Item