Adopsi Varietas Unggul Baru (VUB) Kedelai (Studi Kasus di Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga)

ARIYANI, Ariyani (2022) Adopsi Varietas Unggul Baru (VUB) Kedelai (Studi Kasus di Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga). Masters thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Ariyani-P2D018003-Tesis-2022.pdf

Download (91kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Ariyani-P2D018003-Tesis-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (543kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Ariyani-P2D018003-Tesis-2022.pdf

Download (160kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-1-Ariyani-P2D018003-Tesis-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (133kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Ariyani-P2D018003-Tesis-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (321kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Ariyani-P2D018003-Tesis-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (243kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Ariyani-P2D018003-Tesis-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (490kB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Ariyani-P2D018003-Tesis-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (102kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Ariyani-P2D018003-Tesis-2022.pdf

Download (226kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Ariyani-P2D018003-Tesis-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (898kB)

Abstract

Kebutuhan kedelai yang terus meningkat belum diikuti peningkatan produksi kedelai nasional pada tahun 2014 - 2017. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi kedelai adalah dengan meningkatkan produktivitas melaluipenggunaan benih varietas unggul. Pemerintah telah melepas beragam varietas kedelai yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan tertentu dan preferensi konsumen yang dikenal dengan Varietas Unggul Baru (VUB). Inovasi VUB kedelai yang telah dikenalkan kepada petani melalui kegiatan demplot dan temu lapang di Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga belum dapat mempengaruhi keputusan petani dalam menggunakan VUB sebagai sumber benih. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui karakteristik petani; (2) persepsi petani adopter dan non adopter terhadap karakteristik inovasi VUB kedelai. (3) keterkaitan antara umur, lama pendidikan, pengalaman usahatani, jumlah tanggungan, luas lahan, status penguasaan lahan, pendapatan, intensitas pergantian varietas, tingkat kosmopolit dengan keputusan mengadopsi VUB kedelai. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sensus yaitu seluruh peserta kegiatan Pengenalan Varietas tahun 2018 berjumlah 34 orang. Pengambilan data dilakukan pada bulan November – Desember 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengetahui karakteristik petani kedelai di Kedungbenda, pendekatan skor untuk mengukur persepsi petani terhadap VUB kedelai, analisis Chi-Square untuk mengetahui keterkaitan antara umur, lama pendidikan, pengalaman usahatani, jumlah tanggungan, luas lahan, status penguasaan lahan, pendapatan, intensitas penggantian varietas, tingkat kosmopolit dengan keputusan mengadopsi VUB kedelai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) petani kedelai di Desa Kedungbenda merupakan petani kecil dengan karakteristik: umur antara 40 – 68 tahun; 82% memiliki pengalaman usahatani lebih dari 10 tahun, lama pendidikan antara 3 – 12 tahun; luas lahan antara 0,3 – 0,9 ha dengan status penguasaan lahan 65% milik sendiri, 26% sewa dan 9% bagi hasil; rata-rata memiliki jumlah tanggungan 1 orang dengan pendapatan satu kali musim tanam antara Rp1.000.000,00 - Rp5.000.000,00; (2) Persepsi petani adopter terhadap VUB kedelai mempunyai skor yang lebih tinggi dibanding petani non adopter. Karakteristik inovasi keuntungan relatif menjadi alasan bagi 95% petani yang mengadopsi VUB kedelai; (3) Lama pendidikan, intensitas penggantian varietas dan tingkat kosmopolit memiliki keterkaitan yang signifikan(P < 0.05)dengan keputusan adopsi VUB.Hal baru yang ditemukan pada penelitian ini adalah bahwa salah satu karakter petani yang suka mencoba varietas baru (intensitas penggantian varietas) mempunyai keterkaitan dengan keputusan mengadopsi. Akan tetapi, perlu pembuktian lebih lanjut apakah keputusannya mengadopsi hanya sampai tahap pengambilan keputusan atau menjadikan adopsi VUB sebagai cara baru dalam usahatani kedelai. Keberlanjutan penggunaan VUB sebagai sumber benih dalam usahatani kedelai dapat terus dikembangkan, terutama kedelai hitam varietas malika. Pengembangan VUB selanjutnya, perlu memperhatikan sifat inovasi berupa keuntungan relatif dan sasaran konsumen, sedangkan penyebaran inovasi VUB perlu memperhatikan kemudahan petani memperoleh benih.

Item Type: Thesis (Masters)
Nomor Inventaris: P222031
Uncontrolled Keywords: Adopsi Inovasi, Kedelai, Persepsi Petani, VUB
Subjects: S > S531 Soybean
Divisions: Program Pascasarjana > S2 Agribisnis
Depositing User: Mrs Ariyani Ariyani
Date Deposited: 18 Feb 2022 01:25
Last Modified: 18 Feb 2022 01:25
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/14515

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year