Pengungkapan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Dalam Pengerjaan Proyek Infrastruktur dan Penerimaan Gratifikasi (Studi Kasus di Kabupaten Banjarnegara)

HABIBI, Achmad (2022) Pengungkapan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Dalam Pengerjaan Proyek Infrastruktur dan Penerimaan Gratifikasi (Studi Kasus di Kabupaten Banjarnegara). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Achmad Habibi-E1A016141-Skripsi-2022.pdf

Download (76kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Achmad Habibi-E1A016141-Skripsi-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (204kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Achmad Habibi-E1A016141-Skripsi-2022.pdf

Download (133kB)
[img] PDF (BabI)
BAB I-Achmad Habibi-E1A016141-Skripsi-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (198kB)
[img] PDF (BabII)
BAB II-Achmad Habibi-E1A016141-Skripsi-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (389kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB III-Achmad Habibi-E1A016141-Skripsi-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (146kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB IV-Achmad Habibi-E1A016141-Skripsi-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (246kB)
[img] PDF (BabV)
BAB V-Achmad Habibi-E1A016141-Skripsi-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (103kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Achmad Habibi-E1A016141-Skripsi-2022.pdf

Download (140kB)

Abstract

Tindak pidana korupsi yang meluas dan sistematis juga merupakan pelanggaran terhadap hak-hak sosial dan hak-hak ekonomi masyarakat, dan karena itu semua maka tindak pidana korupsi tidak lagi dapat digolongkan sebagai kejahatan biasa melainkan telah menjadi suatu kejahatan luar biasa. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengungkapan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi dalam pengerjaan proyek infrastruktur dan penerimaan gratifikasi di Kabupaten Banjarnegara dan kendalanya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Spesifikasi penelitian deskriptif, lokasi penelitian di Kantor KPK. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan. Data yang telah diperoleh kemudian diolah dan dianalisis dengan metode kualitatif dan disajikan dalam bentuk uraian yang tersistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pengungkapan dan penetapan tersangka tindak pidana korupsi dan gratifikasi dilakukan dengan pembuktian secara ilmiah (Scientific Crime Investigation). Hal ini diawali dengan kegiatan monitoring dan pengumpulan dokumen yang bekerjasama dengan Dinas PUPR Banjarnegara. Oleh karenanya pembuktian berorientasi pada kesesuaian laporan, alat bukti dan barang bukti. Tidak ada hambatan dalam pengungkapan kasus tersebut, hal ini dapat dilihat dari aspek karena penegakkan hukum terhadap kasus korupsi dalam pengerjaan proyek infrastruktur dan penerimaan gratifikasi di Kabupaten Banjarnegara telah didukung dengan berbagai peraturan perundang-undangan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: E22062
Uncontrolled Keywords: Pengungkapan, Tindak Pidana Korupsi dan Gratifikasi
Subjects: P > P383 Police corruption
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Achmad Habibi
Date Deposited: 23 Mar 2022 06:51
Last Modified: 23 Mar 2022 06:51
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/14808

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year