Kajian Pemberian Jamur Entomopatogen Indegenous dan Pupuk Organik Cair Diperkaya Khamir-Bambu untuk Biokontrol Hama Wereng Coklat (Nilaparvata Lugens)

WARIH, Sasmita Dwi Kartika (2016) Kajian Pemberian Jamur Entomopatogen Indegenous dan Pupuk Organik Cair Diperkaya Khamir-Bambu untuk Biokontrol Hama Wereng Coklat (Nilaparvata Lugens). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (908kB)
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menguji efektifitas jamur entomopatogen indegenous sebagai bioinsektisida berbahan aktif jamur Fusarium cf. solani terhadap hama wereng batang coklat (Nilaparvata lugens Stal), 2) Menguji efektifitas Pupuk Organik Cair diperkaya khamir-bambu terhadap pertumbuhan tanaman padi dan penekanan serangan hama wereng coklat, 3) Menguji sinergisme bioinsektisida berbahan aktif jamur F. cf. solani dengan POC diperkaya Khamir-bambu terhadap pertumbuhan. Penelitian dilaksanakan di Desa Senon Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga. Waktu penelitian dimulai dari bulan Maret 2015 sampai dengan bulan Agustus 2015. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), dengan pola faktorial (2 faktor). Faktor 1 adalah imbangan penggunaan pupuk kimia pabrik dan POC yang tediri dari 50% NPK + 0% POC (P1), 50% NPK + 50% POC (P2), dan 50% NPK + 100% POC (P3). Faktor 2 adalah frekuensi penyemprotan bioinsektisida berbahan aktif jamur entomopatogen F. cf. solani yang terdiri atas tanpa penyemprotan (F0), disemprot satu, kali umur 1 bulan setelah pindah semai (F1), disemprot dua kali (F2), dan disemprot tiga kali (F3). Gabungan kedua faktor diperoleh 12 satuan percobaan dan diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati yaitu intensitas serangan hama wereng batang coklat, tinggi tanaman padi (cm), intensitas serangan hama utama lain dan musuh alaminya, dan jumlah anakan produktif. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji F, apabila hasilnya menunjukkan pengaruh yang nyata, maka dilakukan uji lanjut dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bioinsektisida berbahan aktif jamur F. cf. solani dengan konsentrasi 2,106 x 10 dan frekuensi penyemprotan tiga kali (F3) mampu menekan populasi N. lugens sebesar 8, 86% dan menekan hama lain seperti belalang, walang sangit dan kupu putih palsu. POC diperkaya khamirbambu belum mampu menekan pertumbuhan hama lain, tingkat serangan hama wereng batang coklat, populasi hama wereng batang coklat dan belum mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman. Tidak ada interaksi POC diperkaya khamir bambu dengan F. cf. solani.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A16021
Uncontrolled Keywords: Jamur, Entomopatogen Indegenous, Pupuk Organik Cair, Khamir-Bambu,Hama Wereng Coklat
Subjects: N > N49 Natural pesticides
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: Mrs PKL PKL
Date Deposited: 16 Mar 2022 03:53
Last Modified: 16 Mar 2022 03:53
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/15074

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year