Uji Performansi Prototipe Mesin Penyosoh Kacang Koro (Canavalia Ensiformis) Tipe TEP-17 dengan Single Screw untuk Meningkatkan Kualitas Penyosohan

HIDAYAT, M. Syarif (2016) Uji Performansi Prototipe Mesin Penyosoh Kacang Koro (Canavalia Ensiformis) Tipe TEP-17 dengan Single Screw untuk Meningkatkan Kualitas Penyosohan. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (891kB)
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (890kB)
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (972kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (965kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Kacang koro (canavalia esiformis) merupakan jenis tanaman yang mampu mendampingi kedelai. Kandungan gizi yang terdapat pada kacang koro adalah 60,1% karbohidrat, 30,36% protein, dan 8,3% serat. Kacang koro dapat dibuat berbagai macam olahan seperti tempe koro, tahu koro, tepung koro, cookies, dan krupuk koro. Permasalahan pada kacang koro khususnya proses penyosohan membutuhkan waktu yang lama. Prototipe mesin penyosoh kacang koro tipe TEP-17 dengan single screw merupakan mesin yang digunakan untuk efisiensi waktu penyosohan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja prototipe mesin terhadap kualitas hasil sosohan. Pengujian prototipe mesin mengunakan beberapa aspek pengujian diantaranya uji fungsional, uji keandalan, uji kinerja tanpa beban, dan uji kinerja mengunakan beban. Pada variabel pengukuran data meliputi kualitas sosohan, rendemen, daya motor listrik, kapasitas mesin dan perlakuan perbedaan pully dimana menggunakan pully penyosohan dengan ukuran 6 inch dan 12 inch. Hasil pengujian prototipe mesin mengunakan 2 pully penyosoh yang berbeda diperoleh pully terbaik menggunakan ukuran 12 inch dengan hasil persentase biji tersosoh sebesar 53,7% dan yang tidak tersosoh sebesar 17,16%. Seluruh bagian mesin bekerja secara optimal. Penggunaan alat ini sangat direkomendasikan untuk petani atau industri olahan kacang koro untuk meningkatkan hasil sosohan dan mempersingkat waktu penyosohan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A16039
Uncontrolled Keywords: Industri Pertanian, Mesin Pertanian
Subjects: A > A140 Agricultural machinery
M > M1 Machine design
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Teknik Pertanian
Depositing User: Mrs PKL PKL
Date Deposited: 17 Mar 2022 04:26
Last Modified: 17 Mar 2022 04:26
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/15094

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year