Uji Metabolit Sekunder Dua Isolat Trichoderma Sp. terhadap Penyakit Bulai (Peronosclerospora Maydis (Rac.) Shaw.) pada Tanaman Jagung Manis

SAPUTRA, Muhammad Arpan Tri (2016) Uji Metabolit Sekunder Dua Isolat Trichoderma Sp. terhadap Penyakit Bulai (Peronosclerospora Maydis (Rac.) Shaw.) pada Tanaman Jagung Manis. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (974kB)
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (892kB)
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (903kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (927kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (887kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Jagung manis merupakan salah satu komoditas pangan yang memiliki nilai ekonomi. Penyakit yang dapat menurunkan produksi jagung adalah penyakit bulai. Pengendalian yang telah dilakukan dengan penggunaan pestisida berbahan aktif metalaksil, akan tetapi usaha tersebut belum efektif dalam mengendalikan penyakit bulai. Trichoderma sp. dapat dimanfaatkan sebagai mikroba antagonis yang baik untuk dijadikan biopestisida karena adanya metabolit sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mencari isolat efektif metabolit sekunder Trichoderma sp. dalam mengendalikan penyakit bulai serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan produksi serta terhadap senyawa fenol pada tanaman jagung manis. Penelitian telah dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman dan lahan pertanaman jagung manis, Desa Banteran, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, pada ketinggian tempat 225 m di atas permukaan laut, mulai Juli sampai dengan November 2015. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 5 ulangan. Perlakuan terdiri atas kontrol, metabolit sekunder Trichoderma sp. isolat jahe, bawang merah, gabungan isolat jahe dan isolat bawang merah, serta fungisida berbahan aktif Metalaksil 35%. Variabel pengamatan meliputi komponen patosistem (masa inkubasi, intensitas penyakit, dan laju infeksi), komponen pertumbuhan (tinggi tanaman), komponen hasil (munculnya bunga petama kali, bobot buah per tongkol, bobot buah per satuan luas, panjang tongkol, jumlah baris), dan analisis senyawa fenol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat efektif terdapat pada perlakuan metabolit sekunder Trichoderma sp. isolat jahe dalam mengendalikan penyakit bulai dengan menekan intensitas penyakit sebesar 60,55% dan menunda masa inkubasi sebesar 13,51%. Perlakuan dengan menggunakan metabolit sekunder Trichoderma sp. isolat jahe mampu meningkatkan tinggi tanaman 9,73%, munculnya bunga pertama kali 10,34%, bobot buah per tongkol 31,00%, serta bobot buah per satuan luas 35,53%. Perlakuan metabolit sekunder Trichoderma sp. mampu meningkatkan kandungan senyawa fenol (tanin, saponin, dan glikosida) di dalam jaringan tanaman yang berperan dalam membangun ketahanan tanaman terhadap penyakit bulai.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A16045
Uncontrolled Keywords: Penyakit bulai, Jagung manis, Metabolit sekunder Trichoderma sp.
Subjects: N > N49 Natural pesticides
P > P178 Pest control Plant
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: Mrs PKL PKL
Date Deposited: 18 Mar 2022 01:11
Last Modified: 18 Mar 2022 01:11
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/15101

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year