Karakterisasi Morfologi dan Pertumbuhan Galur Kedelai Populasi Alam dan Populasi Introduksi di Kabupaten Banyumas

PRATIWI, Putri Holaw Hening (2016) Karakterisasi Morfologi dan Pertumbuhan Galur Kedelai Populasi Alam dan Populasi Introduksi di Kabupaten Banyumas. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (886kB)
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (976kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Salah satu upaya peningkatan produksi kedelai nasional dapat ditempuh melalui perbaikan potensi genetik kedelai lokal. Laboratorium Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman telah mengoleksi galur-galur harapan kedelai populasi introduksi dan populasi alam. Populasi introduksi merupakan kedelai yang berasal dari daerah subtropis dan galur hasil persilangan dari kedelai subtopis dengan kedelai lokal. Adapun populasi alam merupakan hasil seleksi massa kedelai lokal di areal pertanaman kedelai di Desa Papringan, Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mempelajari respon kedua populasi yang ditanam di Banyumas, 2) mengetahui karakter penunjang adaptabilitas populasi intoduksi, dan 3) menyeleksi sejumlah galur harapan untuk uji daya hasil lanjutan dan uji multi lokasi. Penelitian dilaksanakan di lahan petani, di Desa Karangwangkal, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada bulan April sampai dengan bulan Juni 2015. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan satu faktor yaitu 104 genotipe. Percobaan diulang sebanyak tiga kali. Untuk kepentingan membandingkan kedua populasi, data hasil pengamatan dikelompokan menjadi dua, yaitu populasi alam dan populasi introduksi kemudian diuji menggunakan uji t. Karakter penunjang adaptasi populasi introduksi ditentukan berdasarkan keeratan hubungannya dengan potensi hasil, yang diukur menggunakan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan Kedua populasi yang ditanam di Kabupaten Banyumas memberikan respon yang berbeda, umumnya populasi introduksi memiliki tinggi tanaman yang lebih pendek, bobot kering tajuk lebih ringan, jumlah buku batang utama lebih sedikit, umur berbunga lebih awal, kandungan klorofil lebih tinggi, laju senesen lebih lambat dan periode pengisian polong yeng lebih lama dibandingkan dengan populasi alam. Karakter yang dapat mendukung kedelai introduksi dapat beradaptasi dan memiliki hasil yang tinggi adalah tinggi tanaman (51-70 cm), umur mulai berbunga (35-40 hst), jumlah buku pada batang utama (≥13), jumlah polong (≥97), jumlah cabang (≥5) dan umur masak (≥75 hst). Berdasarkan karakter tersebut dipilih galur-galur dengan karakter unggul yaitu 2, 71, 74, 41, 65, A343, SSD 301, A223 dan A10-2.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A16089
Uncontrolled Keywords: Budidaya kedelai
Subjects: H > H243 Horticulture
P > P335 Plants Growth
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: Mrs PKL PKL
Date Deposited: 22 Mar 2022 02:16
Last Modified: 22 Mar 2022 02:16
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/15155

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year