Analisis Kelayakan Finansial Industri Tapioka di Usaha Dagang Istamar Tapioka Desa Gumelar Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas

PENTASARI, Devi (2016) Analisis Kelayakan Finansial Industri Tapioka di Usaha Dagang Istamar Tapioka Desa Gumelar Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (894kB)
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (924kB)
[img] PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (894kB)
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (896kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (917kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (959kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (890kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (894kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

UD Istamar Tapioka merupakan industri tapioka yang memanfaatkan ketersediaan ubi kayu untuk peluang usaha agar dapat memperoleh manfaat yang menguntungkan. Tapioka dibutuhkan untuk membuat aneka olahan makanan, pembuatan glukosa, dan lain-lain. Kecamatan Gumelar merupakan sentra produksi tapioka dan Kabupaten Banyumas termasuk pemasok ubi kayu yang dapat dijadikan sebagai bahan baku utama pembuatan tapioka. Keputusan investasi dalam usaha ini harus dibuat dengan tepat agar memenuhi standar kriteria penilaian investasi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui arus biaya dan penerimaan industri tapioka di UD Istamar Tapioka, 2) menganalisis kelayakan finansial industri tapioka di UD Istamar Tapioka, 3) menganalisis tingkat sensitivitas industri tapioka di UD Istamar Tapioka terhadap perubahan pada harga jual dan harga bahan baku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan September 2015 sampai dengan Oktober 2015. Analisis data yang digunakan adalah Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net B/C, dan analisis sensitivitas menggunakan dua skenario yaitu penurunan harga jual sebesar 7,7% dan kenaikan harga bahan baku sebesar 9,2%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di UD Istamar Tapioka memperoleh rata-rata arus penerimaan dalam satu tahun yaitu Rp1.769.179.678,00 yang lebih besar dari rata-rata arus biaya dalam satu tahun yaitu Rp1.489.925.311,00. Tingkat suku bunga yang dipakai adalah 13%. Industri Tapioka di UD Istamar Tapioka dinyatakan layak yang ditunjukkan dengan nilai NPV sebesar Rp496.170.321,00, IRR sebesar 29,08%, dan Net B/C sebesar 1,87. Analisis sensitivitas pada penurunan harga jual sebesar 7,7% dinyatakan tidak layak yang ditunjukkan dengan nilai NPV sebesar Rp(1.468.447,26), IRR sebesar 12,93%, dan Net B/C sebesar 0,998. Analisis sensitivitas pada kenaikan harga bahan baku sebesar 9,2% dinyatakan tidak layak yang ditunjukkan dengan nilai NPV sebesar Rp(2.714.143,29), IRR sebesar 12,90%, dan Net B/C sebesar 0,996.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A16120
Uncontrolled Keywords: Analisis Usaha, Investasi
Subjects: A > A136 Agricultural industry
F > F146 Finance
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis
Depositing User: Mrs PKL PKL
Date Deposited: 23 Mar 2022 02:53
Last Modified: 23 Mar 2022 02:53
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/15191

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year