Respon Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glacine Max L.) terhadap Aplikasi Pupuk Hayati pada Penyisipan Jagung (Zea Mays)

RAMADHAN, Sudheni (2016) Respon Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glacine Max L.) terhadap Aplikasi Pupuk Hayati pada Penyisipan Jagung (Zea Mays). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (971kB)
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (977kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (969kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan efisiensi dosis pupuk urea dan pupuk ponska yang diberikan pada sistem tumpangsari kedelai dan jagung melalui subtitusi pupuk hayati SO kontan Lq dan SO kontan Fert. Penelitian dilaksanakan pada bulan maret sampai agustus 2015, dilakukan menggunakan rancangan split plot dengan tiga ulangan, sebagai main plot adalah penggunaan pupuk hayati (M) terdiri dari M1 (Tanpa pupuk hayati) M2 (Menggunakan pupuk hayati). Sebagai sub plot rekomendasi pupuk anorganik (P) terdiri dari P0 (tanpa pupuk anorganik) P1 (½ rekomendasi dosis pupuk anorganik) dan P2 (Sesuai rekomendasi dosis pupuk anorganik). Diperoleh 6 kombinasi perlakuan dengan jumlah ulangan 3 kali, didapat 18 petak percobaan. Variabel pengamatan terdiri dari Tinggi tanaman, Jumlah daun, Jumlah cabang produktif, Indeks luas daun, Kandungan klorofil, Bobot biji per petak efektif, Jumlah polong hampa,Jumlah polong per tanaman, Bobot segar tanaman, Bobot kering tanaman, Bobot 1000 biji dan Bobot biji per tanaman. Data dianalisis menggunakan uji F, bila berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kesalahan 5%.Hasil dari penelitan ini adalah Pupuk hayati mempengaruhi jumlah polong tiap tanaman dan bobot kering tanaman. Kombinasi pupuk anorganik dan pupuk hayati belum maksimal dalam mengurangi penggunaan pupuk anorganik dalam tumpangsari Kedelai dan jagung.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A16180
Uncontrolled Keywords: Pupuk Hayati, Tumpangsari, Kedelai, Jagung
Subjects: C > C463 Clay Compost Fertilizers
S > S531 Soybean
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: Mrs PKL PKL
Date Deposited: 30 Mar 2022 04:46
Last Modified: 30 Mar 2022 04:46
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/15321

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year