Keragaman Semut (Formicidae) pada Lahan Organik Hasil Konversi dan Lahan Anorganik di Desa Nyalembeng, Pemalang

PANDHANI, Rizkita Dinda (2016) Keragaman Semut (Formicidae) pada Lahan Organik Hasil Konversi dan Lahan Anorganik di Desa Nyalembeng, Pemalang. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (885kB)
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (970kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Semut merupakan salah satu arthropoda dan invertebrata tanah yang mempunyai arti ekologi penting pada ekosistem tanah. Semut dapat berperan sebagai ecosystem engineers yang berperan dalam memperbaiki struktur tanah dan aerasi tanah. Pertanian anorganik diduga mempengaruhi keragaman serangga tanah salah satunya famili Formicidae (semut). Strategi dalam mengurangi dampak negatif pertanian anorganik adalah penerapan sistem pertanian organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman serangga semut pada lahan organik hasil konversi dan lahan anorganik, mengetahui pada lahan manakah tingkat keragaman serangga semut yang paling banyak ditemukan, dan mengetahui pengaruh konversi lahan dari lahan anorganik menjadi organik terhadap keragaman semut. Penelitian dilakukan menggunakan metode survey di Desa Nyalembeng Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, dengan teknik pengambilan sampel purposif mengikuti garis transek. Semut dikoleksi menggunakan pitfall trap. Variabel yang diamati terdiri dari variabel tergantung dan tidak tergantung. Variabel tidak tergantung penelitian ini adalah lahan organik hasil konversi, lahan anorganik, suhu, pH tanah. Variabel tergantung penelitian ini adalah kelimpahan dan keragaman semut. Parameter yang diamati adalah jumlah total semut, jumlah spesies semut. Selanjtnya semut di analisis keragamannya menggunakan indeks ShannonWiener, indeks Kesamaan Morista-Horn, dan uji t. Hasil penelitian didapat jumlah spesies dan individu yang didapat di lahan organik hasil konversi lebih banyak dibandingkan dengan lahan anorganik. Pada lahan organik hasil konversi didapat 287 individu dan 13 spesies semuy, di lahan anorganik didapat 72 individu dan 10 spesies semut. Indeks keragaman ShannonWiener di lahan organik hasil konversi 4,33 dan di lahan anorganik 3,42. Indeks Morisita-Horn di kedua lahan sebesar 33% artinya terdapat perbedaan komposisi spesies di kedua lahan sebesar 67%. Hasil uji t didapat t hitung (6,984) < t tabel (8,854).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: B16007
Uncontrolled Keywords: Semut, Keragaman, Pertanian, Organik, dan Anorganik
Subjects: A > A380 Ants
Divisions: Fakultas Biologi > S1 Biologi
Depositing User: Mrs PKL PKL
Date Deposited: 20 Apr 2022 07:23
Last Modified: 20 Apr 2022 07:23
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/15612

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year