Prevalensi Tungau Parasit Larva Nyamuk Aedes sp. di Daerah Endemis Demam Berdarah Dengue Kabupaten Banjarnegara

RIZKY, Demas Pancar (2016) Prevalensi Tungau Parasit Larva Nyamuk Aedes sp. di Daerah Endemis Demam Berdarah Dengue Kabupaten Banjarnegara. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (989kB)
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (978kB)
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (974kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Banjarnegara merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang Incidence Rate kasus demam berdarah dengue (DBD) cenderung meningkat setiap tahunnya. Diduga peningkatan kasus DBD ini dikarenakan keberadaan perkebunan salak yang menjadi tempat peristarahatan dan tempat perindukan bagi nyamuk Aedes sp.. Kemampuan Aedes sp. sebagai vektor mampu menyebar hingga berbagai wilayah kecamatan di Banjarnegara. Diduga, penyebaran Aedes sp. juga meningkatkan peluang bagi tungau parasit untuk bertemu dan menginfeksi vektor tersebut. Meningkatnya peluang bertemu dan menginfeksi menyebabkan prevalensi tungau parasit pada Aedes sp. kemungkinan juga bertambah. Prevalensi atau peluang bagi tungau untuk menginfeksi nyamuk juga dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan prevalensi tungau parasit pada larva nyamuk Aedes sp. di daerah endemis DBD di Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan survei dengan teknik pengambilan sampel secara stratified random sampling. Lokasi ditentukan berdasarkan tingkat endemisitas demam berdarah tertinggi di Kabupaten Banjarnegara yaitu Kecamatan Banjarnegara dan Kecamatan Madukara, sedangkan jumlah sampel yang dibutuhkan sebagai sampel adalah 800 individu. Sampel tersebut diperoleh dari setiap strata. Parameter utama yang diamati adalah jumlah individu seluruh stadium larva yang terinfeksi tungau, sedangkan variabel pendukung yang diukur yaitu temperatur/suhu, DO, pH air dan curah hujan. Metode analisis menggunakan rumus prevalensi yaitu jumlah larva yang terparasit tungau dibagi jumlah larva yang diperiksa dikali 100%. Hasil penelitian diperoleh tiga individu tungau parasit dari 837 sampel larva nyamuk Aedes sp yang teridentifikasi sebagai Famili Hydrachnidae, Pionidae dan Hydryphantidae. Nilai prevalensi tertinggi yaitu Kecamatan Banjarnegara 0,47% dan Kecamatan Madukara 0,28% dan prevalensi untuk Kabupaten Banjarnegara 0,35%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: B16014
Uncontrolled Keywords: Incidence Rate, Prevalensi, Tungau Parasit, Nyamuk Aedes sp.
Subjects: M > M529 Mosquitoes
Divisions: Fakultas Biologi > S1 Biologi
Depositing User: Mrs PKL PKL
Date Deposited: 21 Apr 2022 06:56
Last Modified: 21 Apr 2022 06:56
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/15624

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year