Keragaman Tungau Dekomposer pada Serasah Daun Pinus merkusii di Desa Serang Purbalingga

FIRDAUS, Rahman (2016) Keragaman Tungau Dekomposer pada Serasah Daun Pinus merkusii di Desa Serang Purbalingga. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (908kB)
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (975kB)
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (970kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Hutan pinus merupakan hutan evergreen yang menghasilkan serasah daun dalam jumlah banyak sepanjang tahun. Secara alami heterogenitas jenis dan jumlah serasah mempengaruhi keanekaragaman dan jumlah individu dekomposer, salah satunya adalah tungau. Hutan pinus memiliki tingkat produktivitas serasah yang tinggi. Serasah daun Pinus merkusii memiliki komponen lignin yang sangat tinggi sehingga bersifat rekalsitran. Serasah dengan sifat seperti ini sulit didegradasi oleh organisme decomposer sehingga dalam penelitian ini dikaji peran dan keragaman tungau sebagai fauna tanah dalam membantu proses dekomposisi serasah daun pinus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman dan jumlah tungau dekomposer pada serasah daun tanaman pinus (Pinus merkusii) di desa Serang, Purbalingga. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan teknik pengambilan sampel acak pada luas lahan 10000 m dengan jumlah tanaman 5000 sehingga dengan kondisi seperti ini diambil tingkat kesalahan sebesar 10% dengan menggunakan metode slovin untuk penentuan jumlah sampel maka didapat hasils ebesar 99.5 yang dibulatkan menjadi 100. Terdapat 3 jenis sampel yang masing-masing mempunyai katagori yang berbeda, yaitu serasah yang masih berwarna hijau, serasah yang sudah berwarna coklat tapi belum lapuk, dan serasah berwarna coklat yang sudah menjadi remah. Jumlah serasah daun pinus yang diambil untuk tiap kategori dekomposisi masing-masing 100. Sampel yang diperoleh dimasukkan ke dalam Ekstraktor Berlese Tulgren selama 48 jam, kemudian tungau yang didapat diamati pada mikroskop cahaya. Metode analisis data yang digunakan yaitu indeks ShannonWiener. Hasil dari penelitian ini didapatkan tiga jenis tungau dekomposer, diantaranya Microgynium sp., Afronothrus sp., dan Phytoptus sp. dengan indeks keragaman sebesar 0 untuk serasah daun berwarna hijau, 0.9949 untuk serasah daun berwarna kuning, 0.5622 untuk serasah daun berwarna coklat. Hasil indeks kemerataan didapat sebesar 0 untuk serasah daun berwarna hijau, 0.3878 untuk serasah daun berwarna kuning, dan 0.2191 untuk serasah daun berwarna coklat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: B16015
Uncontrolled Keywords: Tungau Dekomposer, Serasah Daun, Pinus merkusii
Subjects: V > V15 Variation Biology
Divisions: Fakultas Biologi > S1 Biologi
Depositing User: Mrs PKL PKL
Date Deposited: 21 Apr 2022 04:36
Last Modified: 21 Apr 2022 04:36
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/15626

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year