Kekuatan Pembuktian DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) dalam Tindak Pidana Mengubur Mayat dengan Maksud Menyembunyikan Kelahirannya sebagai Akibat Terjadinya Aborsi (Tinjauan Yuridis Putusan No 35/Pid.Sus/2021/PN Pbg)

RAHARJANTI, Putri Millenia (2022) Kekuatan Pembuktian DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) dalam Tindak Pidana Mengubur Mayat dengan Maksud Menyembunyikan Kelahirannya sebagai Akibat Terjadinya Aborsi (Tinjauan Yuridis Putusan No 35/Pid.Sus/2021/PN Pbg). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
(Cover).pdf

Download (49kB)
[img] PDF (Legalitas)
(Legalitas).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (161kB)
[img] PDF (Abstrak)
(Abstrak).pdf

Download (92kB)
[img] PDF (BabI)
(BabI).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (162kB)
[img] PDF (BabII)
(BabII).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (299kB)
[img] PDF (BabIII)
(BabIII).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (77kB)
[img] PDF (BabIV)
(BabIV).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (278kB)
[img] PDF (BabV)
(BabV).pdf

Download (102kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
(DaftarPustaka).pdf

Download (128kB)

Abstract

Pembuktian merupakan salah satu titik sentral dalam proses persidangan pidana, hal ini dikarenakan pembuktian bertujuan untuk mencari kebenaran materiil. Proses pembuktian menentukan bagaimana hakim akan menjatuhkan putusan pidana dan sebagai dasar untuk menentukan salah atau tidaknya terdakwa yang didasarkan pada keyakinannya serta alat bukti yang sudah ditentukan dalam undang – undang. Tujuan penelitian dimaksudkan untuk mengetahui kekuatan pembuktian DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) dalam pembuktian perkara pidana serta bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa. Metode penelitian yang digunakan pada penulisan ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui kepustakaan dan diperoleh secara sistematis. Berdasarkan hasil penelitian pada Putusan Perkara Nomor 35/Pid.Sus/2021/PN Pbg bahwa kekuatan pembuktian DNA dalam tindak pidana mengubur mayat dengan maksud menyembunyikan kelahirannya adalah memiliki nilai kekuatan pembuktian karena telah memenuhi syarat formil yakni diminta oleh penyidik Polres Purbalingga dan syarat materiil yaitu dibuat dan ditandatangani oleh ahli Bowo Nurcahyo S.Si, M.Biotech dan tim serta didukung dengan alat bukti lain yang memiliki kesesuaian sehingga membentuk keyakinan hakim. Hasil tes DNA tidak mengikat hakim karena kekuatan pembuktiannya bersifat bebas sama seperti alat bukti yang lainnya. Namun alat bukti ini dapat dipakai sebagai bahan pertimbangan hukum hakim karena hasil tes DNA membuktikan bahwa terdakwa adalah ibu biologis dari janin.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: E22153
Uncontrolled Keywords: Pembuktian, DNA (Deoxyribo Nucleic Acid), Tindak Pidana Mengubur Mayat
Subjects: A > A12 Abortion Law and legislation
C > C961 Criminals Identification
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs PUTRI MILLENIA RAHARJANTI
Date Deposited: 28 Apr 2022 07:26
Last Modified: 28 Apr 2022 07:26
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/15687

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year