Analisis Nilai Tambah Ubi Kayu menjadi Tepung Tapioka pada Agroindustri Sinar Tapioka di Desa Karanglayung, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat

EPENDI, Susani Aprianti (2017) Analisis Nilai Tambah Ubi Kayu menjadi Tepung Tapioka pada Agroindustri Sinar Tapioka di Desa Karanglayung, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (96kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas dan bagian awal TA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (662kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (95kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (102kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (249kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (222kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (272kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (93kB)
[img] PDF (Daftarpustaka)
Daftar pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (208kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (818kB)

Abstract

Agroindustri Sinar Tapioka merupakan agroindustri pengolahan ubi kayu menjadi tepung tapioka yang terdapat di Desa Karanglayung, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Masalah yang ditemukan yaitu tidak adanya perhitungan secara rinci mengenai biaya produksi maupun biaya tenaga kerja, dan tidak diketahui pula besarnya nilai tambah ubi kayu setelah dilakukan pengolahan. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan usaha, 2) Mengetahui nilai tambah yang diperoleh setelah ubi kayu diolah menjadi tepung tapioka. Penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive) pada 27 Maret sampai 27 April 2017 di Desa Karanglayung dengan sasaran Agroindustri Sinar Tapioka. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis biaya dan pendapatan, serta analisis nilai tambah dengan menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya total yang dikeluarkan dalam satu kali produksi adalah sebesar Rp989.176,53, rata-rata penerimaan dalam satu kali produksi sebesar Rp1.955.450,00 yang terdiri dari penerimaan tapioka sebesar Rp1.731.050,00, dan penerimaan onggok sebesar Rp224.400,00, sehingga rata-rata pendapatan total dalam satu kali produksi adalah sebesar Rp951.495,47. Nilai tambah sebesar Rp698,89 per kilogram dengan rasio nilai tambah sebesar 51,77 persen dari nilai output. Rasio nilai tambah lebih dari 40 persen, sehingga termasuk dalam kategori nilai tambah tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A17404
Uncontrolled Keywords: Analisis usaha; Industri Tepung Tapioka
Subjects: A > A136 Agricultural industry
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis
Depositing User: Mrs Endang Kasworini
Date Deposited: 15 Jun 2020 04:28
Last Modified: 15 Jun 2020 04:28
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/1590

Actions (login required)

View Item View Item