Karakterisasi Senyawa Fitokimia dan Aktivitas Antimikroba Ekstrak Sabut Kelapa (Cocos nucifera L.)

POETRI, Reza Kezia (2022) Karakterisasi Senyawa Fitokimia dan Aktivitas Antimikroba Ekstrak Sabut Kelapa (Cocos nucifera L.). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Reza Kezia Poetri-A1F017056-Skripsi-2022.pdf

Download (267kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Reza Kezia Poetri-A1F017056-Skripsi-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (879kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Reza Kezia Poetri-A1F017056-Skripsi-2022.pdf

Download (346kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Reza Kezia Poetri-A1F017056-Skripsi-2022.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 June 2023.

Download (361kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Reza Kezia Poetri-A1F017056-Skripsi-2022.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 June 2023.

Download (432kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Reza Kezia Poetri-A1F017056-Skripsi-2022.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 June 2023.

Download (627kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Reza Kezia Poetri-A1F017056-Skripsi-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (712kB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Reza Kezia Poetri-A1F017056-Skripsi-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (240kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Reza Kezia Poetri-A1F017056-Skripsi-2022.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 June 2023.

Download (521kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Reza Kezia Poetri-A1F017056-Skripsi-2022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (906kB)

Abstract

Sabut kelapa muda & tua merupakan hasil samping dari tanaman kelapa yang belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Sabut kelapa mengandung senyawa fitokimia yang turut berperan sebagai antimikroba. Tingkat kepolaran pelarut merupakan faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan proses ekstraksi. Polaritas pelarut dalam ekstraksi harus sama atau sangat dekat dengan polaritas bahan aktif yang diekstrak agar ekstraksi berjalan secara efisien. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: 1) karakteristik fitokimia dalam ekstrak sabut kelapa muda & tua pada variasi pelarut yang berbeda; 2) aktivitas antimikroba dalam ekstrak sabut kelapa muda & tua pada variasi pelarut yang berbeda; 3) interaksi perlakuan antara tingkat ketuaan sabut kelapa dan jenis pelarut yang menghasilkan aktivitas antimikroba tertinggi. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor yang diteliti meliputi tingkat ketuaan sabut kelapa dan jenis pelarut. Faktor tingkat ketuaan sabut kelapa (B) terdiri atas sabut kelapa muda (B1) dan sabut kelapa tua (B2). Faktor jenis pelarut (P) terdiri atas akuades (P1), etanol (P2), etil asetat (P3) dan n-heksan (P4). Variabel yang diamati diantaranya pH ekstrak, fitokimia kualitatif (tanin, flavonoid, terpenoid, saponin, steroid, alkaloid), aktivitas antimikroba (mikroba uji Saccharomyces cerevisiae, Acetobacter acetii, mikroba dari nira rusak), fitokimia kuantitatif (total fenolik, total flavonoid, total tanin) serta spektrum absorbansi ekstrak. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), dan apabila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil pengujian fitokimia kualitatif menunjukkan bahwa ekstrak sabut kelapa muda positif mengandung senyawa tanin, flavonoid dan steroid. Sedangkan sabut kelapa tua positif mengandung senyawa tanin, flavonoid, steroid dan terpenoid. Ekstrak sabut kelapa muda dan tua menunjukkan aktivitas antimikroba terhadap Saccharomyces cerevisiae, Acetobacter aceti dan mikroba dari nira rusak dengan kategori lemah. Berdasarkan hasil analisis ragam pada parameter aktivitas antimikroba ekstrak sabut kelapa terhadap ketiga mikroba uji, diketahui bahwa perlakuan ekstrak akuades sabut kelapa tua merupakan interaksi perlakuan terbaik dibandingkan perlakuan lainnya. Perlakuan ekstrak akuades sabut kelapa tua memiliki rata-rata total fenolik 76,04 mg GAE/g; total flavonoid 1,57 mg QE/g; dan total tanin 522,95 mg TAE/g. Berdasarkan hasil spektrum absorbansi ekstrak, perlakuan ekstrak akuades sabut kelapa tua memiliki titik puncak pada 701,5 nm, 383,5 nm, 365,5 nm, 353 nm, 341,5 nm, 334,5 nm, 321,5 nm, 312,5 nm, 254 nm dan 223,5 nm. Setelah dibandingkan antara titik puncak perlakuan ekstrak akuades sabut kelapa tua dengan beberapa pustaka, diduga kuat ekstrak akuades sabut kelapa tua mengandung senyawa tanin, flavonoid dan steroid.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A22063
Uncontrolled Keywords: Sabut kelapa muda & tua, Fitokimia, Antimikroba
Subjects: A > A130 Agricultural chemicals
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu dan Teknologi Pangan
Depositing User: Mrs Reza Kezia Poetri
Date Deposited: 21 Jun 2022 02:31
Last Modified: 21 Jun 2022 02:31
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/16378

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year