Peranan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dalam Menangani Pengungsi Korban Konflik Suriah

KUSUMO, Titis Hananto (2017) Peranan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dalam Menangani Pengungsi Korban Konflik Suriah. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (189kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (353kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (119kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (220kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (377kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (161kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (378kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (146kB)
[img] PDF (Dafarpustaka)
Daftar isi_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (99kB)

Abstract

Hak asasi manusia dan Pengungsi merupakan hal yang saling berkaitan. PBB menyatakan bahwa permasalahan pengungsi semakin kompleks dan perlu perhatian khusus. United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) hadir sebagai lembaga Internasional yang dibawahi oleh PBB mengatasi permasalahan pengungsi. Didirikan pada tahun 1950 dan aktif pada tahun 1951. Berpedoman pada konvensi tahun 1951 tentang status pengungsi, protokol tambahan tahun 1967 dan UNHCR Protection Mandate. Konflik pemerintahan suriah dengan warga yang menginginkan rezim untuk turun terjadi sejak 2011 yang mengakibatkan banyak warga harus meninggalkan daerahnya hingga negaranya. Kemudian ditambah dengan adanya organisasi radikal Islamic State of Iraq and Syriah yang ikut memperburuk keadaan Suriah. UNHCR hadir sebagai lembaga yang memberikan bantuan kepada pengungsi Suriah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi UNHCR dalam menangani pengungsi serta peran UNHCR dalam penanganan pengungsi korban konflik Suriah. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normative dengan pendekatan kasus dan perundang-undangan. Berdasarkan penelitian, dapat diketahui bahwa, pertama, eksistensi UNHCR dilihat dari dua aspek yaitu secara yuridis dan secara praktis berdasarkan konvensi dan secara praktik sejak dahulu hingga saat ini. Kedua, peranan UNHCR dalam menangani konflik pengungsi Suriah mempunyai tiga peran. Yaitu, peran determinator, peran inisiator dan peran fasilitator yang berupa bantuan langsung dan solusi berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: E17087
Uncontrolled Keywords: UNHCR, Pengungsi, PBB, Suriah
Subjects: H > H330 Human rights
I > I237 International organization
R > R162 Refugees
S > S897 Syria
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs Sri Handayani
Date Deposited: 31 Oct 2018 02:27
Last Modified: 09 Jan 2020 03:10
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/178

Actions (login required)

View Item View Item