Identifikasi Perubahan Sifat Fisik Wortel (Daucus carota L) Selama Masa Penyimpanan pada Pendingin Evaporatif Termodifikasi

WAHYUNINGSIH, Tri (2017) Identifikasi Perubahan Sifat Fisik Wortel (Daucus carota L) Selama Masa Penyimpanan pada Pendingin Evaporatif Termodifikasi. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (21kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas dan bagian awal TA_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (554kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (124kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (308kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (813kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (452kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (638kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (299kB)
[img] PDF (Daftarpustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (411kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (903kB)

Abstract

Wortel (Daucus carrota L.,) merupakan jenis sayuran umbi semusim, sayuran ini telah menjadi sayuran terpopuler kedua di dunia setelah kentang yang memiliki kandungan vitamin A yang tinggi dan memiliki serat makanan yang tinggi. Untuk mencegah kerusakan pada wortel setelah pemanenan, diperlukan teknik penyimpanan yang baik dan benar, yang dapat mempertahankan mutu umbi, biasanya pemanenan wortel dilakukan pada pagi hari untuk melindungi hasil panen dari sinar matahari. Pendingin evaporatif adalah suatu proses perubahan fase cair ke uap, dalam perubahan fase tersebut membutuhkan energi panas dari udara disekitar sistem, sehingga suhu udara lingkungan sistem menjadi dingin. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui karakteristik alat pendingin evaporatif terhadap mutu wortel yang disimpan, 2). Menganalisis perubahan sifat fisik wortel selama masa penyimpanan pada pendingin evaporatif. Penelitian dilakukan dengan menggunakan perlakuan perbedaan suhu yaitu suhu pendingin evaporatif (R1) dan suhu ruang (R2) dengan metode experimental yang menggunakan perhitungan kinetika reaksi dengan objek penelitian yaitu wortel varietas Inperator dengan keseragaman bobot 55 – 65 gram. Wortel yang digunakan diperoleh dari perkebunan wortel di Desa Kutabawa, Kecamatan Serang, Kabupaten Purbalingga. Pengambilan data penelitian dilakukan selama 10 hari yaitu pada hari ke 0, 2, 4, 6, 8, dan 10. Variabel yang diukur pada penelitian ini yaitu: efektivitas pendingin, suhu, kelembaban relatif, susut bobot, kadar air, warna, kadar brix, dan kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai efisiensi pendingin evaporatif sebesar 63,93% dan perlakuan penyimpanan yang sesuai untuk mempertahankan mutu wortel yaitu perlakuan suhu pendingin evaporatif (R1) untuk nilai susut bobot dengan konstanta (k) terkecil sebesar 0,1287, untuk nilai kadar air dengan konstanta (k) terkecil sebesar -0,0187, untuk nilai indeks L dengan konstanta (k) terkecil sebesar 0,0135, untuk nilai kadar brix dengan nilai konstanta (k) terkecil sebesar 0,0803. Sedangkan untuk penyimpanan yang sesuai untuk mempertahankan mutu wortel pada nilai indeks a+ dan nilai indeks b+ terdapat pada penyimpanan suhu ruang dengan nilai konstanta (k) terkecil sebesar 0,0168 untuk indeks a+ dan 0,0095 untuk indeks b+. Pada penelitian ini nilai konstanta berpengaruh pada mutu wortel dimana semakin kecil nilai konstanta pada setiap variabel maka semakin baik untuk mempertahankan mutu wortel tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A17263
Subjects: A > A128 Agricultural
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Teknik Pertanian
Depositing User: Mr Rohmadi Rohmadi
Date Deposited: 19 Aug 2019 07:13
Last Modified: 28 Jan 2020 04:37
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/1926

Actions (login required)

View Item View Item