Aksi Tindak Kejahatan di Indonesia (Analisis Isi Mengenai Pemberitaan Aksi Perampokan, Pencurian, dan Pembegalan di Surat Kabar Kompas Tahun 2015)

ZANSHITA, Zanshita (2017) Aksi Tindak Kejahatan di Indonesia (Analisis Isi Mengenai Pemberitaan Aksi Perampokan, Pencurian, dan Pembegalan di Surat Kabar Kompas Tahun 2015). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (26kB)
[img] PDF (Legalitas dan bagian awal TA)
Legalitas dan bagian awal TA_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (554kB)
[img] PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (94kB)
[img] PDF (BabI)
BAB I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (351kB)
[img] PDF (BabII)
BAB II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (298kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (132kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] PDF (BabV)
BAB V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (100kB)
[img]
Preview
PDF (Daftarpustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (202kB) | Preview
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (242kB)

Abstract

Tindak kejahatan adalah suatu perbuatan yang melanggar hukum dan norma-norma yang berlaku di masyarakat. Aksi kejahatan perampokan, pencurian, dan pembegalan merupakan aksi kejahatan yang menjadi awal dari meningkatnya angka kejahatan di Indonesia pada tahun 2015. Data dari berita online di Kota Yogyakarta aksi kriminalitas meningkat tercatat ada 6.619 kasus kriminalitas pada tahun 2015, sementara angka kriminalitas mencapai 5.679 kasus pada tahun 2014 (Jateng.metrotvnews.com). Berdasarkan hal tersebut aksi kejahatan mengalami kenaikan 282 kasus atau sebesar 4,71 persen. Kesenjangan sosial-ekonomi, maraknya budaya konsumerisme, kondisi pergaulan yang buruk, dan tidak adanya pemerataan lapangan pekerjaan menjadi faktor utama dari adanya tindak kriminalitas di Indonesia. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan karakteristik pelaku dan korban tindak kejahatan, karakteristik bentuk kejahatan, motif pelaku kejahatan, dan bentuk hukuman yang diberikan kepada pelaku kejahatan perampokan, pencurian, dan pembegalan di surat kabar Kompas tahun 2015. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan model analisis isi. Secara total sampling, populasi yang telah terkumpul sebanyak 133 kasus. Unit analisis dan obyek penelitian adalah isi berita aksi kejahatan perampokan, pencurian dan pembegalan di Indonesia pada surat kabar Kompas Tahun 2015. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat, dengan tahap analisis yaitu mengumpulkan berita, menganalisis isi berita, melakukan pengkodingan data, pengolahan data menggunakan SPSS. Data disajikan dengan dua teknik yaitu tabel distribusi frekuensi, dan diagram batang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku kejahatan tertinggi dilakukan laki-laki yang berusia antara 12-25 tahun, dengan jenis pekerjaan sebagian besar pelaku adalah pengangguran, dan melakukan aksi kejahatan dengan jumlah pelaku kejahatan 1-2 orang. Korban tertinggi dialami oleh laki-laki yang berusia 26-45 tahun. Jenis kejahatan yang marak terjadi adalah pembegalan, lokasi yang sering terjadi kejahatan adalah di jalan raya, wilayah kejahatan yang menjadi sasaran paling banyak berada di Jabodetabek, waktu kejadian sering terjadi pada malam hari, modus yang paling banyak digunakan pelaku adalah dengan melukai korban, senjata yang banyak digunakan pelaku adalah pisau, dan jenis barang yang banyak dicuri adalah sepeda motor. Motif kejahatan yang melatarbelakangi pelaku adalah faktor ekonomi. Hukuman yang banyak dijatuhi oleh pelaku kejahatan adalah hukuman penjara lebih dari enam tahun. Implikasinya adalah diharapkan kecepatan dan ketegasan aparat penegak hokum dalam memberantas aksi kejahatan dan diharapkan lembaga keamanan negara dengan rutin melakukan patroli setiap harinya, memasang kamera CCTVdi tempat-tempat yang rawan tindak kejahatan, memasang lampu penerang jalan di daerah kurang pencahayaan lampu, mensosialisasikan cara-cara menghadapi penjahat, dan menjalin kerjasama antara aparat kepolisian, TNI, dan masyarakat. Mengatasi masalah sosial yang mayoritas pelakunya remaja adalah dengan tindakan preventif dan kuratif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: F17097
Subjects: A > A1 Abacus
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Sosiologi
Depositing User: Mrs Sri Hartati
Date Deposited: 28 Jul 2020 08:10
Last Modified: 28 Jul 2020 08:10
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/2519

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year