Gerakan Politik Lingkungan Kontestasi Kepentingan Nelayan dan Pemerintah dalam Kebijakan Pelarangan Alat Tangkap Ikan Pukat Hela (Trawl) dan Pukat Tarik (Seine Nets)Tahun 2015

WAHYUNI, Wahyuni (2017) Gerakan Politik Lingkungan Kontestasi Kepentingan Nelayan dan Pemerintah dalam Kebijakan Pelarangan Alat Tangkap Ikan Pukat Hela (Trawl) dan Pukat Tarik (Seine Nets)Tahun 2015. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (112kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas dan bagian awal TA_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (453kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (302kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (204kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (386kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (232kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (605kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (106kB)
[img] PDF (Daftarpustaka)
daftar pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (181kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini mengambil judul “GERAKAN POLITIK LINGKUNGAN: Kontestasi Kepentingan Nelayan dan Pemerintah dalam Kebijakan Pelarangan Alat Tangkap Ikan Pukat Hela (Trawl) dan Pukat Tarik (Seine Nets) Tahun 2015”. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk; 1) Mendeskripsikan struktur aktor dan framing politik gerakan Front Nelayan Bersatu dalam menolak kebijakan pelarangan alat tangkap ikan pukat hela (trawl) dan pukat tarik (seine nets). 2) Menganalisa serta menjelaskan benturan kepentingan antara pemerintah dengan nelayan dalam gerakan Front Nelayan Bersatu dalam kebijakan pelarangan alat tangkap ikan pukat hela (trawl) dan pukat tarik (seine nets) tahun 2015. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan paradigma konstruktivisme serta menggunakan perspektif pluralisme. Sementara dalam pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sementara untuk teknik analisis data menggunakan analisa kualitatif deskriptif dengan model analisis interaktif. Keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi data sumber. Landasan teori penelitian menggunakan teori gerakan sosial, konflik struktural, etika lingkungan dan tipologi nelayan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa struktur aktor gerakan Front Nelayan Bersatu tidak memiliki struktur yang begitu jelas, namun Bambang Wicaksana sebagai ketua gerakan merupakan aktor penting dalam gerakan tersebut. Framing politik gerakan yang digunakan Front Nelayan Bersatu dalam menolak kebijakan pelarangan alat tangkap ikan pukat hela (trawl) dan pukat tarik (seine nets) adalah ketidakadilan, menyengsarakan, dan tidak pro nelayan. Sehingga target yang pantas untuk disalahkan adalah Menteri Kelautan dan Perikanan selaku pembuat kebijakan. Benturan kepentingan antara nelayan dan pemerintah (Kementrian Kelautan dan Perikanan) merupakan benturan kepentingan antara ekologi dan ekonomi. Pemerintah menginginkan adanya sustainability sumber daya laut supaya profesi nelayan tetap menguntungkan di kemudian hari. Sementara nelayan merasa dirugikan atas kebijakan pelarangan alat tangkap ikan pukat tarik dan pukat hela, sehingga pendapatan mereka menurun, bahkan nelayan tidak bisa melaut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: F17228
Uncontrolled Keywords: gerakan sosial, konflik, nelayan, pukat tarik, pukat hela
Subjects: P > P624 Public administration
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Administrasi Negara
Depositing User: Mr Rohmadi Rohmadi
Date Deposited: 01 Oct 2019 03:40
Last Modified: 01 Oct 2019 03:40
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/2728

Actions (login required)

View Item View Item