Penjatuhan Pidana terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Kekerasan yang Menyebabkan Matinya Seseorang (Studi Kasus Putusan Perkara Pidana No. 03/Pid.Sus-Anak/2015/PN.MJL di Pengadilan Negeri Majalengka)

PURNAMASARI, Epa (2017) Penjatuhan Pidana terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Kekerasan yang Menyebabkan Matinya Seseorang (Studi Kasus Putusan Perkara Pidana No. 03/Pid.Sus-Anak/2015/PN.MJL di Pengadilan Negeri Majalengka). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover.pdf

Download (166kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
legalitas.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (288kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (255kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (395kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (493kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (170kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (661kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (277kB)
[img] PDF (Dafarpustaka)
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13kB)

Abstract

Tindak pidana tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa namun anak juga dapat melakukan suatu kejahatan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah meningkatnya tindak pidana anak adalah dengan diterapkannya sanksi hukum pidana bagi anak yang melakukan kejahatan. Salah satu faktanya dapat dilihat dalam kasus yang terjadi dalam Putusan Hakim No.03/PID.SUS ANAK/2015/PNMJL. Dari hasil penelitian diambil kesimpulan bahwa mengenai dasar pertimbangan Hakim dalam penetapan unsur-unsur tindak pidana kekerasan yangmenyebabkan matinya seseorang yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum dalamPutusan Pengadilan Negeri Majalengka No. 03/Pid.Sus-Anak/2015/PN.Mjl telah memenuhi unsur-unsur yang terdapat dalam Pasal 80 ayat (3) jo pasal 76 c Undang-Undang No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yaitu yang pertama adalah tentang unsur “Setiap Orang” dan yang kedua Tentang unsur “Yang menempatkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan Kekerasan terhadap Anak yangmengakibatkan Anak mati”. Pertimbangan Hakim dalam penjatuhan pidana dalam Putusan PengadilanNegeri Majalengka No.03/Pid-Sus-Anak/2015/PN.MJL telah tepat karena hakim disini ketika menjatuhkan pidana terhadap anak yang melakukan tindak pidanatelah mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan hal-hal yang meringankan untuk terdakwa. Hal-hal yang memberatkan Terdakwa yaitu adadua, yang pertama Perbuatan Terdakwa meresahkan masyarakat; dan kedua yaituPerbuatan Terdakwa keji dan diluar batas kemanusiaan. Hal-hal yangmeringankan terdakwa yaitu Anak mengakui terus terang perbuatannya. Sehingga hakim menjatuhkan pidana berupa Pidana penjara yaitu selama 7 (tujuh) tahundan pidana pelatihan kerja selama 6 (enam) bulan di Panti Rehabilitasi Sosial Marsudi Putra Cileungsi Bogor dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang semula itu 15 (lima belas) tahun dan/atau denda Rp.3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: E17323
Uncontrolled Keywords: Criminal act, Violence, Child, Tindak Pidana, Kekerasan, Anak
Subjects: H > H214 Homicide
J > J102 Juvenile courts
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs Endang Kasworini
Date Deposited: 02 Nov 2018 03:18
Last Modified: 08 Jan 2021 09:16
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/274

Actions (login required)

View Item View Item