Peran Organisasi Wartawan Dalam Penanganan Kekerasan Terhadap Wartawan Di Kabupaten Banyumas

JANTANTO, Asep Rinaldi Dwi (2019) Peran Organisasi Wartawan Dalam Penanganan Kekerasan Terhadap Wartawan Di Kabupaten Banyumas. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
2. COVER-Asep Rinaldi Dwi Jantanto-E1A013258-Skripsi-2019.pdf

Download (52kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
3. LEGALITAS-Asep Rinaldi Dwi Jantanto-E1A013258-Skripsi-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
4. ABSTRAK-Asep Rinaldi Dwi Jantanto-E1A013258-Skripsi-2019.pdf

Download (17kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
5. BAB I-Asep Rinaldi Dwi Jantanto-E1A013258-Skripsi-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (140kB)
[img] PDF (BabII)
6. BAB II-Asep Rinaldi Dwi Jantanto-E1A013258-Skripsi-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (288kB)
[img] PDF (BabIII)
7. BAB III-Asep Rinaldi Dwi Jantanto-E1A013258-Skripsi-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (71kB)
[img] PDF (BabIV)
8. BAB IV-Asep Rinaldi Dwi Jantanto-E1A013258-Skripsi-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (221kB)
[img] PDF (BabV)
9. BAB V-Asep Rinaldi Dwi Jantanto-E1A013258-Skripsi-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12kB)
[img] PDF (Daftarpustaka)
10. DAFTAR PUSTAKA-Asep Rinaldi Dwi Jantanto-E1A013258-Skripsi-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (84kB)

Abstract

Reformasi di bidang media ternyata tidak serta merta sepenuhnya diimbangi dengan perlakuan yang diterima komunitas pers. Justru ketika pers mulai terlibat dalam demokratisasi dan pencerdasan bangsa, ancaman terhadap jurnalis dan kebebasan pers makin terasa. Berbagai tindakan dilakukan mulai dari pers diadukan, diancam denda, dituntut penjara, dipukuli, kantornya diduduki, peralatannya dirusak dan tindakan kekerasan lainnya. Kasus kekerasan terhadap wartawan juga terjadi di Kabupaten Banyumas Salah satu kasus kekerasan yang terjadi yaitu pada tanggal 9 Oktober 2017. Kekerasan terhadap wartawan tersebut terjadi pada saat pembubaran massa aksi demonstrasi penolakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Gunung Slamet oleh Polisi dari Polres Banyumas dan Satpol PP. Perlindungan wartawan harus menjadi perhatian semua pihak antara lain organisasi profesional, seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyumas dan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) tempat wartawan menjadi anggota dan khususnya perusahaan pers yang menaungi wartawan harus lebih bertanggung jawab secara pro-aktif memberikan bantuan hukum sejak terjadinya tindak kekerasan. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan hambatan Organisasi Wartawan di Kabupaten Banyumas dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap wartawan di Kabupaten Banyumas. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa upaya pencegahan dilakukan dengan mengedepankan Kode Etik Jurnalistik sebagai panduan agar jurnalis dapat bekerja secara profesional serta menghargai hak privasi narasumbernya. Upaya ini diambil dengan mengadakan workshop/pelatihan jurnalistik, yang bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan pada wartawan terkait etika jurnalis dan pemahaman wartawan dalam menjaga keselamatannya dalam membahas isu-isu sensitif. Sedangkan penanganan kekerasan dilakukan dengan pendampingan terhadap wartawan yang menjadi korban kekerasan, termasuk ketika kasus kekerasan telah memasuki proses hukum. Hambatan yang terjadi dalam penanganan kekerasan terhadap wartawan di Kabupaten Banyumas justru berasal dari wartawan itu sendiri, bahwa wartawan korban tindak kekerasan tidak konsisten dalam bersikap, dalam arti tidak mau meneruskan kasusnya ke ranah pidana. Hal ini karena telah terjadi kesepakatan damai antara pihak wartawan selaku korban, Kepolisian dan Satpol PP. Pihak Kepolisian dalam hal ini menanggung biaya pengobatan dan ganti rugi barang yang rusak.Kata kunci: organisasi wartawan, kekerasan, wartawan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: E19103
Uncontrolled Keywords: journalist organization, violence, journalists
Subjects: J > J78 Journalists
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Supriyana Supriyana
Date Deposited: 01 Oct 2019 04:37
Last Modified: 01 Oct 2019 04:37
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/2742

Actions (login required)

View Item View Item