Tinjauan Yuridis terhadap Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Wewenang dalam Jabatan (Studi Putusan Nomor: 7/PID.Sus-TPK/2015/PN.SMG)

HIDAYAT, Arman Madia (2017) Tinjauan Yuridis terhadap Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Wewenang dalam Jabatan (Studi Putusan Nomor: 7/PID.Sus-TPK/2015/PN.SMG). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (166kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (687kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
abstrak_1.pdf

Download (9kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (366kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (742kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (154kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (569kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10kB)
[img]
Preview
PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (257kB) | Preview
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (535kB)

Abstract

Tindak pidana korupsi merupakan salah satu tindak pidana dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh seseorang atau korporasi dengan tujuan untuk menguntungkan diri sendiri atau korporasi, dengan cara menyalahgunakan wewenang, kesempatan atau sarana yang melekat pada jabatannya dan berdampak pada kerugian keuangan negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi dokumen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam memutus tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang dalam jabatan dan untuk mengetahui akibat hukum dari suatu putusan. Berdasarkan hasil penelitian, pertimbangan hakim sudah tepat karena melihat dari adanya saksi mahkota dan tindak pidana yang dilakukan termasuk kejahatan luar biasa. Akibat hukum dari putusan tersebut sudah sesuai berdasarkan peraturan perundang-undangan, namun sebagai aparatur penegak hukum di dalam memimpin jalannya persidangan seharusnya hakim dapat lebih berani menjatuhkan hukuman yang lebih berat terhadap para terdakwa kasus tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang di dalam jabatan demi menimbulkan efek jera bagi para koruptor lain yang belum terjerat hukum.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: E17292
Uncontrolled Keywords: Korupsi, Pertimbangan Hakim, Akibat Hukum
Subjects: P > P391 Political corruption
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Supriyana Supriyana
Date Deposited: 17 Oct 2018 03:47
Last Modified: 08 Sep 2020 02:57
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/316

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year