Poligami dengan Anak di Bawah Umur (Tinjauan Yuridis terhadap Putusan Nomor: 50/Pdt.G/2013/Pa.Tlm)

PERTIWI, Etry Indriawati (2017) Poligami dengan Anak di Bawah Umur (Tinjauan Yuridis terhadap Putusan Nomor: 50/Pdt.G/2013/Pa.Tlm). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (10kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Daftar isi_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (419kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (79kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (240kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (395kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (94kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (286kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (96kB)
[img]
Preview
PDF (Daftarpustaka)
Daftar pustaka_1.pdf

Download (10kB) | Preview

Abstract

Asas monogami yang dianut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinanPasal 3 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974dalam suatu perkawinan seorang pria hanya boleh mempunyai seorang isteri. Seorang wanita hanya boleh mempunyai seorang suami. dalam pertimbangan hukum, hakim menolak permohonan izin poligami karena calon isteri Pemohon tidak mengajukan dispensasi nikah terlebih dahulu, sehingga Peneliti tertarik untuk mengkaji mengenai poligami dengan anak di bawah umurdalam Putusan Nomor 50/Pdt.G/2013/PA.Tlm. Penelitian ini menggunakandata sekunder yaitu bahan pustaka yang mencakup dokumen-dokumen resmi, buku-buku perpustakaan, peraturan perundang-undangan. Doktrin serta dokumen-dokumen yang berkaitan dengan materi penelitian yang tersedia di perpustakaan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulanbahwa poligami dengan anak di bawah umur yang dilakukan oleh Pemohon dan Calon isteri Pemohon menyimpangi atau tidak sesuai dengan syarat alternatif yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan Pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Jo Pasal 41 huruf (a) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Jo Pasal 57 Kompilasi Hukum Islam. Pada faktanya hakim tetap pada putusannya yaitu, menolak izin poligami karena tidak memenuhi syarat yang terdapat dalam Pasal 7 ayat (2)yaitu, dalam hal adanya penyimpangan ayat (1) Pasal ini dapat meminta dispensasi kepada Pengadilan yang diminta oleh kedua orang tua pihak pria atau pihak wanita sedangkan Pemohon tidak mengajukan permohonan dispensasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: E17098
Subjects: C > C257 Children
P > P410 Polygamy
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Fathu Rahman Rosyidi
Date Deposited: 10 Jan 2020 03:43
Last Modified: 10 Jan 2020 04:13
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/3401

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year