Perbedaan Antara Perasan Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) dan Perasan Kunyit (Curcuma domestica Val) Dalam Menurunkan Jumlah Bakteri Total Pada Daging Sapi

DEWI, Isni Kurnia (2019) Perbedaan Antara Perasan Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) dan Perasan Kunyit (Curcuma domestica Val) Dalam Menurunkan Jumlah Bakteri Total Pada Daging Sapi. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
COVER-Isni Kurnia Dewi-G1B012094-skripsi-2019.pdf

Download (119kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Isni Kurnia Dewi-G1B012094-skripsi-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (536kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Isni Kurnia Dewi-G1B012094-skripsi-2019.pdf

Download (92kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Isni Kurnia Dewi-G1B012094-skripsi-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (106kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Isni Kurnia Dewi-G1B012094-skripsi-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (233kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Isni Kurnia Dewi-G1B012094-skripsi-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (221kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Isni Kurnia Dewi-G1B012094-skripsi-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (126kB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Isni Kurnia Dewi-G1B012094-skripsi-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (86kB)
[img] PDF (Daftarpustaka)
DAFTAR-PUSTAKA-Isni Kurnia Dewi-G1B012094-skripsi-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (207kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Isni Kurnia Dewi-G1B012094-skripsi-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Daging menjadi media yang baik bagi pertumbuhan bakteri baik bakteri patogen maupun bakteri pembusuk. Kunyit dan temulawak mempunyai kandungan antibakteri. Kunyit mengandung kurkuma dan minyak atsiri sedangkan temulawak mengandung minyak atsiri golongan xantorhizol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perasan temulawak dan perasan kunyit dalam menurunkan jumlah bakteri total pada danging sapi. Metodologi: Jenis penelitian ini adalah penelitian true experiment, dengan menggunakan posttest only with control group design. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan yaitu pemberian perasan temulawak konsentrasi 5%, 10%, 15%, dan pemberian perasan kunyit konsentrasi 5%, 10%, 15%. Penelitian ini menggunakan 28 sampel daging sapi masing-masing seberat 20gram yang dibagi menjadi 7 kelompok, yaitu kelompok kontrol dan enam kelompok perlakuan. Daging sapi direndam pada masing masing perlakuan, kemudian diuji jumlah angka total bakteri. Data dianalisis menggunakan uji Kruskall Wallis dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc Mann Whitney. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata penurunan jumlah bakteri antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan kecuali pada temulawak konsentrasi 5%. Jumlah bakteri paling rendah terdapat pada kunyit konsentrasi 15%. Jumlah bakteri pada kunyit lebih rendah dibandingkan jumlah bakteri pada temulawak, yaitu kunyit konsentrasi 15% sebanyak 3,75 koloni/gram diikuti kunyit konsentrasi 10% sebanyak 9,5 konloni/gram dan kunyit konsentrasi 5% sebanyak 17,5 koloni/gram. Pada temulawak konsentrasi 15% sebanyak 13 koloni/gram diikuti temulawak konsentrasi 10% sebanyak 18,5 koloni/gram dan kunyit konsentrasi 5% sebanyak 22,5 koloni/gram. Semakin tinggi konsentrasi maka jumlah bakteri akan semakin rendah. Kesimpulan: Kunyit konsentrasi 15% mempunyai kemampuan untuk menurunkan jumlah bakteri paling tinggi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: I19221
Uncontrolled Keywords: Kunyit, Temulawak, Antibakteri
Subjects: B > B8 Bacteria
Depositing User: Mr Supriyana Supriyana
Date Deposited: 03 Feb 2020 02:30
Last Modified: 03 Feb 2020 02:30
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/3600

Actions (login required)

View Item View Item