Kemampuan Jamur Trichoderma Harzianum dan Penicillium Sp. Dalam Mengendalikan Penyakit Rebah Kecambah Pada Tanaman Terung (Solanum Melongena L.)

LESTARI, Emi (2017) Kemampuan Jamur Trichoderma Harzianum dan Penicillium Sp. Dalam Mengendalikan Penyakit Rebah Kecambah Pada Tanaman Terung (Solanum Melongena L.). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (32kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Lembar pengesahan_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (372kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (12kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab i_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (134kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (161kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab Iv_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (471kB)
[img] PDF (BabV)
Bab v_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (233kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (585kB)

Abstract

Terung (Solanum melongena L.) merupakan salah satu komoditas sayuran penting sebagai bahan pangan di Indonesia. Salah satu kendala pada budidaya tanaman terung adalah adanya penyakit rebah kecambah. Pengendalian menggunakan jamur antagonis merupakan cara alternatif karena metode ini aman bagi petani, konsumen, dan lingkungan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh jamur T. harzianum dan Penicillium sp. dengan dosis yang berbeda terhadap munculnya penyakit rebah kecambah pada tanaman terung, serta dosis T. harzianum dan Penicillium sp. yang paling baik dalam menghambat rebah kecambah pada tanaman terung. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang dicoba terdiri dari kontrol, dosis Trichoderma harzianum (30 g/polibag, 45 g/polibag, 60 g/polibag) dan Penicillium sp. (30 g/polibag, 45 g/polibag, 60 g/polibag) yang diinokulasikan seminggu setelah pemberian patogen. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan setiap ulangan adalah delapan tanaman. Parameter yang diamati meliputi persentase benih yang sudah berkecambah tetapi belum muncul ke permukaan tanah (pre-emergence damping-off), persentase benih yang sudah berkecambah dan sudah muncul ke permukaan tanah (post-emergence damping-off), dan persentase keparahan penyakit, sedangkan parameter pendukungnya meliputi persentase daya kecambah benih, temperatur dan kelembapan green house . Data penelitian yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan Analisis Ragam atau uji F pada tingkat kesalahan 5% dan 1%. Perlakuan yang dicoba berpengaruh sangat nyata, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis T. harzianum dan Penicillium sp. yang diberikan berpengaruh dalam menekan penyakit rebah kecambah yang disebabkan oleh patogen F. oxysporum pada tanaman terung, Dosis T. harzianum 60 g/polibag dan dosis Penicillium sp. 30 g/polibag merupakan dosis yang paling baik dalam menekan penyakit rebah kecambah yang disebabkan oleh F. oxysporum pada tanaman terung.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: B17144
Subjects: F > F427 Fungi
P > P319 Plant diseases
Divisions: Fakultas Biologi > S1 Biologi
Depositing User: Mr Fathu Rahman Rosyidi
Date Deposited: 27 Feb 2020 07:42
Last Modified: 27 Feb 2020 07:42
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/3851

Actions (login required)

View Item View Item