SEPTIANI, Putri Dwina (2025) Pengaruh Ekstrak Pegagan (Centella asiatica) terhadap Fungsi Kognitif Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberi Paparan Gelombang Elektromagnetik Telepon Seluler. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Putri Dwina Septiani-G1A022051-Skripsi-2026.pdf Download (231kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Putri Dwina Septiani-G1A022051-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (447kB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Putri Dwina Septiani-G1A022051-Skripsi-2026.pdf Download (250kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB I-Putri Dwina Septiani-G1A022051-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 30 December 2026. Download (290kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB II-Putri Dwina Septiani-G1A022051-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 30 December 2026. Download (506kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB III-Putri Dwina Septiani-G1A022051-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 30 December 2026. Download (878kB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB V-Putri Dwina Septiani-G1A022051-Skripsi-2026.pdf Download (249kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB IV-Putri Dwina Septiani-G1A022051-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (319kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Putri Dwina Septiani-G1A022051-Skripsi-2026.pdf Download (243kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Putri Dwina Septiani-G1A022051-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (830kB) |
Abstract
Latar Belakang – Paparan gelombang elektromagnetik telepon seluler dapat menyebabkan stres oksidatif dan gangguan fungsi kognitif. Pegagan (Centella asiatica) memiliki aktivitas antioksidan dan neuroprotektif yang berpotensi mencegah kerusakan sel saraf akibat paparan gelombang elektromagnetik. Tujuan – Mengetahui pengaruh ekstrak pegagan terhadap fungsi kognitif tikus putih (Rattus norvegicus) yang diberikan paparan gelombang elektromagnetik telepon seluler. Metode – Penelitian eksperimental dengan rancangan true experimental randomized post-test only controlled group design pada 30 ekor tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol, paparan gelombang elektromagnetik tanpa ekstrak pegagan, serta paparan gelombang elektromagnetik dengan ekstrak pegagan dosis 125, 250, dan 500 mg/kgBB selama 45 hari. Paparan diberikan 2 jam/hari pada frekuensi 2100 MHz. Fungsi kognitif diukur menggunakan uji Y-Maze spontaneous alternation. Analisis data dilakukan dengan One-way ANOVA dan post hoc Tukey HSD. Hasil – Rerata alternasi spontan tertinggi terdapat pada kelompok kontrol (75,48%), diikuti kelompok dengan pemberian pegagan dosis 500 mg/kgBB (61,55%), 250 mg/kgBB (55,68%), dan 125 mg/kgBB (54,52%), sedangkan rerata terendah terdapat pada kelompok tanpa pegagan (47,18%). Uji One-way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan fungsi kognitif antar kelompok (p=0,022). Analisis post hoc Tukey HSD menunjukkan perbedaan bermakna hanya antara kelompok kontrol dan kelompok tanpa pegagan (p=0,013), sementara kelompok yang mendapat pegagan menunjukkan rerata alternasi spontan lebih tinggi, dengan nilai tertinggi pada dosis 500 mg/kgBB, tetapi belum mencapai signifikansi statistik. Kesimpulan – Paparan gelombang elektromagnetik memengaruhi fungsi kognitif tikus putih. Ekstrak pegagan belum menunjukkan pengaruh signifikan, tetapi terdapat kecenderungan perbaikan fungsi kognitif seiring peningkatan dosis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | G25192 |
| Uncontrolled Keywords: | Centella asiatica, gelombang elektromagnetik, fungsi kognitif, Y-Maze, tikus Wistar |
| Subjects: | M > M188 Medical policy |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | Mrs. Putri Dwina Septiani |
| Date Deposited: | 30 Dec 2025 01:52 |
| Last Modified: | 30 Dec 2025 01:52 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/38719 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
