Efisiensi Radiasi Matahari pada Produksi Benih Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum. L) SECARA Aeroponik di Dataran Rendah

FALAKHY, Rifqi Aufy (2017) Efisiensi Radiasi Matahari pada Produksi Benih Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum. L) SECARA Aeroponik di Dataran Rendah. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (27kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas dan bagian awal TA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (395kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (98kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (159kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (211kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (331kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (522kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (150kB)
[img]
Preview
PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (290kB) | Preview
[img] PDF (Lampiran)
lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (853kB)

Abstract

Produksi benih kentang di Indonesia bergantung pada hasil budidaya konvensional didataran tinggi, namun memiliki beberapa kendala, seperti radiasi matahari yang terbatas disebabkan oleh seringnya turun kabut menyebabkan jumlah panen yang lebih rendah. Usaha yang digunakan untuk mengatasi kendala tersebut salah satunya dengan metode aeroponik yang dilakukan di dataran rendah. Aeroponik adalah teknik menanam di udara (akar gantung). Media yang menopang akar tanaman pada sistem aeroponik adalah udara tidak diberikan media lain untuk akar berpegangan. Produksi umbi tanaman kentang dipengaruhi oleh jumlah radiasi matahari yang diterima. Efisiensi radiasi matahari (RUE) merupakan perbandingan antara jumlah biomassa dengan radiasi matahari terintersepsi. Radiasi yang terintersepsi besarnya dipengaruhi oleh besarnya radiasi yang diterima tanaman. Besarnya efiiensi radiasi berbanding terbalik dengan besarnya radiasi intersepsi namun berbanding lurus dengan biomassa yang dihasilkan. Oleh karena itu penelitian efisiensi radiasi matahari pada produksi benih kentang secara aeroponik didataran rendah perlu dilakukan dalam rangka peningkatan produksi benih kentang. Tujuan penelitian adalah mendapatkan nilai efisiensi radiasi matahari yang digunakan tanaman kentang di dataran rendah serta membandingkan pertumbuhan dan hasil kentang antara stek 1 dan stek 2 berdasarkan nilai efisiensi radiasi matahari. Penelitian ini dilaksanakan di greenhouse Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto dengan ketinggian 110 mdpl dilaksanakan pada bulan Juni 2016 sampai Agustus 2016. Kentang yang dibudidayakan adalah kentang varietas granola hasil dari kultur jaringan menjadi stek 1 dan stek 2. Variabel yang diamati antara lain tinggi tanaman, jumlah daun, Leaf Area Index (LAI), radiasi yang terintersepsi (Qint), berat dan jumlah umbi. Analisis data dilakukan untuk mengetahui hubungan antara efisiensi radiasi matahari dengan variabel pertumbuhan menggunakan analisis regresi. Nilai efisiensi dicari menggunakan persamaan dari hukum Beer. Hasil penelitian menunjukan besarnya efisiensi yang diperoleh tidak memiliki perbedaan antara tanaman kentang stek 1 dan stek 2 yaitu 10,22 g/MJ pada stek 1 dan 10,98 g/MJ pada stek 2. Hal ini disebabkan oleh tanaman kentang yang digunakan menggunakan varietas yang sama sehingga morfologi tanaman tidak begitu jauh berbeda dan mengakibatkan besarnya efisiensi radiasinya tidak berbeda jauh. Namun dilihat dari tinggi tanaman, jumlah dan berat umbi tanaman kentang dari stek 2 memliki hasil yang lebih baik dibandingkan dengan tanaman dari stek 1. Rata-rata tinggi tanaman untuk stek 1 yaitu, 63,9 cm dan untuk stek 2 yaitu 67,3 cm serta jumlah dan berat umbi total untuk stek 1 778 buah dan 962,14 gram serta stek 2 741 buah dan 1022,19 gram

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A17343
Uncontrolled Keywords: Kentang, Aeroponik, Efisiensi, Radiasi matahari, Dataran rendah, produksi umbi.
Subjects: A > A133 Agricultural engineering
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Teknik Pertanian
Depositing User: Mr Rohmadi Rohmadi
Date Deposited: 06 Mar 2020 07:43
Last Modified: 06 Mar 2020 07:43
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/3942

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year