Pengendalian Penyakit Bulai, Respon Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis Dengan Perlakuan Biopestisida Bacillus subtilis B1 dan Tembaga Oksida 56%

YORINDASARI, Sekar (2019) Pengendalian Penyakit Bulai, Respon Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis Dengan Perlakuan Biopestisida Bacillus subtilis B1 dan Tembaga Oksida 56%. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
COVER_Sekar Yorindasari_A1D015013_SKRIPSI_FAPERTA_2019.pdf

Download (90kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS_Sekar Yorindasari_A1D015013_SKRIPSI_FAPERTA_2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (220kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
RINGKASAN_Sekar Yorindasari_A1D015013_SKRIPSI_FAPERTA_2019.pdf

Download (164kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
BAB I_Sekar Yorindasari_A1D015013_SKRIPSI_FAPERTA_2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (163kB)
[img] PDF (BabII)
BAB II_Sekar Yorindasari_A1D015013_SKRIPSI_FAPERTA_2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (292kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB III_Sekar Yorindasari_A1D015013_SKRIPSI_FAPERTA_2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (299kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB IV_Sekar Yorindasari_A1D015013_SKRIPSI_FAPERTA_2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (325kB)
[img] PDF (BabV)
BAB V_Sekar Yorindasari_A1D015013_SKRIPSI_FAPERTA_2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (84kB)
[img] PDF (Daftarpustaka)
DAFTAR PUSTAKA_Sekar Yorindasari_A1D015013_SKRIPSI_FAPERTA_2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (230kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN_Sekar Yorindasari_A1D015013_SKRIPSI_FAPERTA_2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (177kB)

Abstract

Jagung merupakan bahan makanan pokok kedua setelah beras dan digunakan sebagai bahan pakan ternak. Penyakit bulai dilaporkan menjadi kendala produksi jagung manis. Penyakit ini disebabkan oleh jamur Peronosclerospora maydis. Penggunaan pestisida berbahan kimia untuk mengendalikan penyakit tanaman bekerja kurang optimum karena penggunaan yang terus menerus, sehingga menjadikan kerusakan lahan dan berdampak pada pertumbuhan tanaman. Upaya untuk menangani masalah tersebut ialah penggunaan bakteri antagonis sebagai biopestisida untuk pertumbuhan tanaman dan pengelolaan organisme pengganggu tanaman. Salah satu contoh biopestisida yang digunakan adalah Bacillus sp. Penggunaan bahan aktif tembaga oksida sebagai pestisida mampu mengendalikan beberapa penyakit tanaman. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui respon pertumbuhan, hasil dan pengendalian penyakit bulai pada tanaman jagung manis yang diberi perlakuan biopestisida dan pestisida kimia. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2019 di lahan percobaan Fakultas Pertanian dan Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 3 perlakuan sebanyak 9 ulangan yaitu K: Tanpa perlakuan, B: Perlakuan biopestisida berbasis bakteri antagonis (yeast extract 0,25% + kentang 150 gram + air kelapa + B. subtilis B1) dan C: Perlakuan pestisida berbahan aktif tembaga oksida 56%. Variabel yang diamati yaitu komponen penyakit : intensitas penyakit, efektifitas penekanan penyakit dan AUDPC, komponen pertumbuhan : tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, kandungan klorofil, bobot segar tanaman, dan bobot kering tanaman, komponen hasil : bobot jagung berkelobot dan bobot jagung tanpa kelobot. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Penyakit bulai pada jagung manis disebabkan oleh jamur Peronosclerospora maydis dengan gejala infeksi bulai mulai terlihat pada tanaman jagung berumur 26 HST terdapat garis klorotik yang muncul dari pangkal hingga ke ujung daun sejajar dengan pertulangan daun, 2) Biopestisida B. subtillis B1 mampu mengendalikan penyakit bulai sebesar 70,63%, 3) Biopestisida B. subtillis B1 mampu meningkatkan pertumbuhan pada tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, kandungan klorofil, dan bobot basah tanaman berturut-turut sebesar 14,80, 3,35, 24,65, 6,12, 6,95, dan 15,22%, 4) Biopestisida B. subtillis B1 mampu meningkatkan hasil pada bobot jagung tanpa kelobot sebesar 9,81%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A19284
Subjects: C > C856 Corn
P > P319 Plant diseases
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: Mr Supriyana Supriyana
Date Deposited: 25 Jun 2020 08:44
Last Modified: 26 Jun 2020 08:51
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/4341

Actions (login required)

View Item View Item