ANHARUDIESNYAH, Muhammad (2018) Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Garam di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
PDF (Cover)
Cover_1.pdf Download (64kB) |
|
PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf Restricted to Repository staff only Download (380kB) |
|
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf Download (176kB) |
|
PDF (BabI)
BabI_1.pdf Restricted to Repository staff only Download (146kB) |
|
PDF (BabII)
BabII_1.pdf Restricted to Repository staff only Download (244kB) |
|
PDF (BabIII)
BabIII_1.pdf Restricted to Repository staff only Download (192kB) |
|
PDF (BabIV)
BabIV_1.pdf Restricted to Repository staff only Download (263kB) |
|
PDF (BabV)
BabV_1.pdf Download (51kB) |
|
PDF (DaftarPustaka)
DaftarPustaka_1.pdf Download (135kB) |
|
PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini merupakan penelitian survey kepada petani garam yang berada di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Penelitian ini mengambil judul: “Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Garam (Studi Kasus Di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Cirebon, Jawa Barat). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor produksi, menganalisis tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi, dan menganalisis tingkat efisiensi ekonomis. Populasi dalam penelitian ini adalah kelompok petani garam di Desa Rawaurip. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 47 responden. Simple random sampling method digunakan dalam penentuan responden. Model fungsi produksi yang digunakan dalam penelitian untuk menjelaskan kondisi usaha produksi garam yang dilakukan oleh petani adalah model fungsi produksi Cobb-Dogulas. Hasil uji regresi secara parsial, terdapat pengaruh tidak signifikan dari variabel luas lahan dan tenaga kerja dimana thitung < ttabel , luas lahan (0,998 < 2,016) dan tenaga kerja (-0,791 < 2,016). Berbeda dengan variabel modal yang berpengaruh signifkan thitung > ttabel (13,203 > 2,016). Kemudian, analisis efisiensi alokatif menunjukan bahwa luas lahan dan tenaga kerja tidak efisien, artinya penggunaan luas lahan dan tenaga kerja perlu dikurangi. Sedangkan variabel modal belum efisien, artinya perlu ada penambahan input modal. Hasil dari perhitungan R/C rasio pada produksi garam 1,773 yang berarti usaha produksi garam sudah menguntungkan. Implikasi dari kesimpulan yaitu dalam upaya peningkatan produksi perlu adanya peningkatan produktivitas tenaga kerja dan penambahan input modal agar usaha produksi garam menjadi efisien. Lalu pemerintah juga berperan aktif untuk memberikan bantuan modal dengan menggandeng lembaga jasa keuangan maupun pelatihan terhadap para petani oleh dinas terkait agar permasalahan yang ada di lapangan dapat teratasi. Terlepas dari itu semua petani di Desa Rawaurip dalam hasil produksi garam sudah menguntungkan dan layak dijalankan.
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Nomor Inventaris: | C18169 |
Uncontrolled Keywords: | Efisiensi, Faktor Produksi Garam, Produksi, Luas Lahan, Tenaga Kerja, Modal, Dan Desa Rawaurip |
Subjects: | I > I94 Industrial efficiency |
Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 Ilmu Ekonomi & Studi Pembangunan |
Depositing User: | Mrs Endang Kasworini |
Date Deposited: | 03 Aug 2020 01:58 |
Last Modified: | 03 Aug 2020 01:58 |
URI: | http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/4704 |
Actions (login required)
View Item |