Tinjauan Yuridis Pasal 20 Ayat (3) Huruf a Undang–Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup terhadap Industri Tekstil Penghasil Limbah di Daerah Aliran Sungai Citarum

DAMANHURI, Yusuf Adiwinata (2018) Tinjauan Yuridis Pasal 20 Ayat (3) Huruf a Undang–Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup terhadap Industri Tekstil Penghasil Limbah di Daerah Aliran Sungai Citarum. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (71kB)
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (118kB)
[img] PDF (BabI)
BabI_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (135kB)
[img] PDF (BabII)
BabII_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (247kB)
[img] PDF (BabIII)
BabIII_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (109kB)
[img] PDF (BabIV)
BabIV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (459kB)
[img] PDF (BabV)
BabV_1.pdf

Download (70kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DaftarPustaka_1.pdf

Download (94kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5kB)

Abstract

Keberadaan industri tekstil dalam mengelola dan memproduksi usaha dan/atau kegiatannya di suatu wilayah menghasilkan limbah yang berpotensi mencemari media lingkungan hidup yang dijadikan tempat untuk membuang limbah industri tersebut. Sungai Citarum dan anak-anak sungai Citarum yang berada di Daerah Aliran Sungai Citarum menjadi tempat beroperasi dan dibuangnya limbah industri-industri tekstil di Provinsi Jawa Barat. Hal tersebut berpotensi mengakibatkan pencemaran terhadap ekosistem dan biota sungai Citarum sehingga Pasal 20 ayat (3) huruf a melimitasi bagi siapapun yang hendak membuang limbah ke media lingkungan hidup wajib memenuhi Baku Mutu Lingkungan Hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana industri tekstil dalam membuang limbah industrinya di DAS Citarum serta akibat hukum bagi yang melanggar baku mutu, dengan metode pendekatan Yuridis Normatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembuangan limbah industri tekstil di DAS Citarum belum seluruhnya mematuhi baku mutu yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah, sehingga berakibat hukum dikenakannya hukuman kepada industri-industri tekstil berupa aspek administrasi, keperdataan, dan kepidanaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: E18057
Uncontrolled Keywords: Baku Mutu Lingkungan Hidup, Industri Tekstil, Limbah, Daerah Aliran Sungai Citarum
Subjects: E > E359 Environment
I > I110 Industrial waste
L > L76 Law and legislation
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs Endang Kasworini
Date Deposited: 25 Sep 2020 07:47
Last Modified: 25 Sep 2020 07:47
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/5479

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year