Pertumbuhan dan Produksi Lipid Melosira sp. pada Kultivasi Dengan Variasi Salinitas

SOLIKIN, Solikin (2019) Pertumbuhan dan Produksi Lipid Melosira sp. pada Kultivasi Dengan Variasi Salinitas. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Solikin-B1J014001-Skripsi-Fabio-2019.pdf

Download (78kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Solikin-B1J014001-Skripsi-Fabio-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Solikin-B1J014001-Skripsi-Fabio-2019.pdf

Download (69kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Solikin-B1J014001-Skripsi-Fabio-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (69kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Solikin-B1J014001-Skripsi-Fabio-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (102kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Solikin-B1J014001-Skripsi-Fabio-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (326kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Solikin-B1J014001-Skripsi-Fabio-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (257kB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Solikin-B1J014001-Skripsi-Fabio-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (60kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Solikin-B1J014001-Skripsi-Fabio-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (228kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Solikin-B1J014001-Skripsi-Fabio-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Energi menjadi kebutuhan yang mutlak dan harus terpenuhi sehingga menyebabkan sumber energi semakin berkurang. Mikroalga Melosira sp. dipilih sebagai bahan baku biodiesel karena kandungan biomassanya 13 kali lipat dari bimoassa Chaetoceros gracilis. Kondisi lingkungan yang sangat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi lipid mikroalga salah satunya adalah perubahan salinitas pada tempat hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi sainitas terhadap pertumbuhan dan produksi lipid mikroalga Melosira sp. sehingga dapat menentukan salinitas yang optimal dalam meningkatkan produksi lipid pada Melosira sp. yang dikultur skala laboratorium. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diujikan berupa variasi salinitas awal media kultur, yaitu 10 Psu (S1), 15 Psu (S2), 20 Psu (S3), 25 Psu (S4), dan 30 Psu (S5). Setiap perlakuan dengan 3 ulangan. Variabel yang diamati dalam penelitian adalah variabel terikat berupa pertumbuhan dan produksi lipid, serta variabel bebas yang digunakan adalah variasi salinitas. Parameter utama dalam penelitian ini yaitu jumlah sel dan lipid. Parameter pendukung yang digunakan berupa faktor lingkungan yaitu temperatur, pH, dan intensitas cahaya. Hasil pengamatan pertumbuhan Melosira sp. menunjukkan bahwa salinitas 10 Psu mencapai puncak pertumbuhan pada hari kelima pengamatan dengan nilai pertumbuhan sebesar 165 x 10 sel/ml, pada salinitas 15 Psu mencapai puncak pertumbuhan pada hari keempat pengamatan dengan nilai pertumbuhan sebesar 106,5 x 10 4 4 sel/ml. Salinitas 20 Psu mencapai puncak pertumbuhan pada hari kelima dengan nilai pertumbuhan sebesar 118,5 x 10 sel/ml. Salinitas 25 Psu mencapai puncak pertumbuhan pada hari keenam pengamatan dengan nilai pertumbuhan sebesar 164 x 10 4 4 sel/ml. Salinitas 30 Psu mencapai puncak pertumbuhan pada hari keenam dengan nilai pertumbuhan sebesar 158,5 x 10 sel/ml. Hasil produksi lipid pada salinitas 10 Psu memiliki kadar lipid paling tinggi dengan nilai sebesar 16,57% yang diperoleh pada biomassa 322,19 mg/l. Salinitas 15 Psu memiliki kadar lipid sebesar 12,51% yang diperoleh pada biomassa 366,63 mg/l, sedangkan salinitas 20 Psu memiliki kadar lipid sebesar 8,60% yang diperoleh pada biomassa 488,84 mg/l. Salinitas 25 Psu memiliki kadar lipid sebesar 9,63% yang diperoleh pada biomassa 622,16 mg/l dan salinitas 30 Psu memiliki kadar lipid sebesar 7,78% yang diperoleh pada biomassa 677,71 mg/l. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variasi salinitas tidak mempengaruhi pertumbuhan Melosira sp. secara nyata. Berdasarkan grafik pertumbuhan menunjukkan pertumbuhan paling baik pada salinitas 10 Psu pada kultur skala laboratorium. Variasi salinitas mempengaruhi produksi biomassa, tetapi tidak mempengaruhi produksi lipid. Produksi lipid lebih disebabkan karena kondisi stres. Pada penelitian ini hasil lipid tertnggi pada salinitas 10 Psu sehingga dimungkinkan konsentrasi tersebut bukan salinitas optimumnya. 4

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: B19005
Uncontrolled Keywords: keadaan stres, pertumbuhan Melosira sp., produksi lipid dan variasi salinitas
Subjects: P > P335 Plants Growth
Divisions: Fakultas Biologi > S1 Biologi
Depositing User: Mr Supriyana Supriyana
Date Deposited: 10 Feb 2021 07:43
Last Modified: 10 Feb 2021 07:43
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/5544

Actions (login required)

View Item View Item