Induksi tunas tanaman melon (cucumis melo l.) secara in vitro dengan perlakuan benzil amino purin (bap) pada eksplan ujung tunas, daun, dan kotiledon

MANURUNG, Benyamin Yosafat (2017) Induksi tunas tanaman melon (cucumis melo l.) secara in vitro dengan perlakuan benzil amino purin (bap) pada eksplan ujung tunas, daun, dan kotiledon. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (108kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (98kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (241kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (314kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (354kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (490kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (222kB)
[img] PDF (Dafarpustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (242kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (241kB)

Abstract

Ketersediaan benih melon menjadi salah satu permasalahan yang belum terselesaikan di Indonesia, sehingga sebagian besar benih masih impor. Penelitian dilaksanakan untuk mempelajari dan mengetahui metode alternatif dalam perbanyakan melon secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh konsentrasi Benzil Amino Purin (BAP) untuk memacu pertumbuhan tunas dari eksplan kalus, 2) mempelajari respon petumbuhan tanaman melon pada eksplan ujung tunas, daun, dan kotiledon, 3) mendapatkan konsentrasi BAP dan jenis eksplan terbaik untuk pertumbuhan kalus. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pemuliaan Tanaman dan Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman selama tujuh bulan dari Desember 2016 sampai dengan Juni 2017. Rancangan percobaan yang digunakan untuk induksi kalus adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama berupa jenis eksplan dan faktor kedua konsentrasi BAP dengan taraf 0 mg/l BAP, 1 mg/l BAP, dan 3 mg/l BAP. Kombinasi perlakuan sebanyak 9 kombinasi yang diulang sebanyak 2 kali. Variabel yang diamati berupa luas kalus (cm ), waktu muncul kalus (hst), persentase pertumbuhan kalus (%), morfologi kalus yang dihasilkan, warna kalus. Rancangan percobaan yang digunakan untuk induksi tunas adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan satu faktor, yaitu 1 mg/l BAP dan 3 mg/l BAP. Jumlah perlakuan sebanyak 2 dan diulang sebanyak 2 kali. Variabel yang diamati meliputi waktu muncul tunas (hst), jumlah tunas, tinggi tunas (cm 2 ), dan jumlah daun. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji F dengan taraf 5% kemudian dilanjutkan dengan Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa konsentrasi BAP tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan tunas pada eksplan kalus namun berpengaruh dengan nyata terhadap luas kalus dan waktu muncul kalus pada eksplan ujung tunas, daun, dan kotiledon. Konsentrasi BAP terbaik memberikan pengaruh yang nyata terhadap luas kalus (cm 2 ) dan waktu muncul kalus (hst). Eksplan terbaik dalam mempengaruhi waktu muncul tunas (hst) adalah eksplan ujung tunas. Perlakuan BAP terbaik untuk pertumbuhan kalus melon adalah konsetrasi 1 mg/l BAP dengan rata-rata 1,37 cm 2 , variabel waktu muncul kalus tercepat terjadi pada konsentrasi 1 mg/l BAP dengan rata-rata 10,83 hst dan pada eksplan ujung tunas dengan rata-rata 6 hst. Kalus yang dihasilkan dalam penelitian ini sebagian besar berwarna hijau keputihan dan putih kekuningan dengan tekstur remah. 2

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A17280
Uncontrolled Keywords: melon, ujung tunas, daun, kotiledon, dan BAP.
Subjects: A > A137 Agricultural innovations
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: Mr Supriyana Supriyana
Date Deposited: 05 Nov 2018 07:14
Last Modified: 14 Jul 2020 08:09
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/583

Actions (login required)

View Item View Item