Uji Efektivitas Bio P60 dan Bio T10 serta Fungisida Kimia terhadap Penyakit Hawar Daun Bakteri Padi Ciherang

WAHYUNINGSIH, Sri (2017) Uji Efektivitas Bio P60 dan Bio T10 serta Fungisida Kimia terhadap Penyakit Hawar Daun Bakteri Padi Ciherang. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (766kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas dan bagian awal TA_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (766kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (508kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (516kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (698kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (629kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (656kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (495kB)
[img]
Preview
PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (569kB) | Preview
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Padi merupakan tanaman budidaya yang sangat penting bagi umat manusia karena lebih dari setengah penduduk dunia tergantung pada tanaman ini sebagai sumber bahan pangan. Upaya peningkatan produksi padi di Indonesia menghadapi berbagai kendala, salah satunya yaitu penyakit hawar daun bakteri yang disebabkan oleh patogen Xanthomonas oryzae pv. oryzae. Bio P60 merupakan biopestisida ramah lingkungan yang berbahan aktif bakteri Pseudomonas fluorescens P60. Bio T10 berbahan aktif Trichoderma sp. isolat jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan Bio P60 dan Bio T10 serta fungisida kimia terhadap penyakit hawar daun bakteri pada tanaman padi, serta terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman padi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Unsoed dan lahan sawah di Desa Cangkingan blok Karanganyar, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, pada bulan Januari sampai Juni 2016. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan dan 11 perlakuan. Perlakuan terdiri atas kontrol, Bio P60, Bio T10, fungisida berbahan aktif tebuconazole dan trifloxistrobin, tebuconazole, propineb, azoxistrobin dan difenoconazole. Variabel yang diamati yaitu masa inkubasi, intensitas penyakit, laju infeksi, tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, waktu berbunga pertama, bobot gabah basah, dan senyawa fenol. Hasil penelitian menujukkan bahwa perlakuan Bio P60 secara tunggal mampu menunda masa inkubasi sebesar 16,85%, menekan intensitas penyakit sebesar 75,90%, dan mempercepat waktu berbunga sebesar 16,84%. Perlakuan Bio T10 secara tunggal mampu meningkatkan jumlah anakan sebesar 8,22% dan meningkatkan bobot basah gabah sebesar 12,64%. Perlakuan Bio P60 atau Bio T10 yang digabungkan dengan fungisida kimia tidak lebih baik daripada penyemprotan Bio P60 dan Bio T10 secara tunggal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A17015
Subjects: A > A128 Agricultural
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: Mr Rohmadi Rohmadi
Date Deposited: 15 Nov 2018 08:39
Last Modified: 09 Jan 2020 02:49
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/691

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year