Kadar VFA dan N-NH3 pada klobot jagung, tongkol jagung, kulit bawang putih, dan daun sengon secara in vitro

RAKHMA, Iva Aulia (2017) Kadar VFA dan N-NH3 pada klobot jagung, tongkol jagung, kulit bawang putih, dan daun sengon secara in vitro. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (183kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Daftar isi dan lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (464kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (427kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (176kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (293kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (415kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (441kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (163kB)
[img] PDF (Daftarpustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (395kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (310kB)

Abstract

Penelitian yang berjudul kadar VFA dan N-NH3 pada klobot jagung, tongkol jagung, kulit bawang putih, dan daun sengon secara in vitro dan bertujuan untuk mengetahui kadar VFA dan N-NH3 paling optimal dari klobot jagung, tongkol jagung, kulit bawang putih, dan daun sengon. Materi yang digunakan berupa klobot jagung, tongkol jagung, kulit bawang putih, dan daun sengon, konsentrat yang terdiri dari pollard, bungkil kelapa, onggok, mineral, dedak padi, dan urea. Imbangan kosentrat dengan hijauan yang digunakan adalah 70 : 30. Penelitian menggunakan metode eksperimental secara in vitro dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diuji yaitu P1 (30% klobot jagung + 70% konsentrat), P2 (30% tongkol jagung + 70% konsentrat), P3 (30% kulit bawang putih + 70% konsentrat), dan P4 (30% daun sengon + 70% konsentrat). Peubah yang diamati yaitu kadar VFA dan N-NH3. Data dihitung dengan menggunakan persamaan aljabar kemudian dianalisis menggunakan analisis variansi dan diuji lanjut dengan uji beda nyata jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap VFA dan N-NH3. Rataan kadar VFA pada perlakuan P1, P2, P3, dan P4 berkisar antara 104,7 mM – 138,0 mM. Berdasarkan uji beda nyata jujur (BNJ), kadar VFA perlakuan P1, P2 dan P4 berbeda tidak nyata sedangkan perlakuan P3 nyata lebih besar dibandingkan perlakuan P1, P2, dan P4. Rataan kadar N-NH3 pada perlakuan P1, P2, P3, dan P4 berkisar antara 9,7– 14,8 mM. Berdasarkan uji beda nyata jujur (BNJ), kadar N-NH3 perlakuan P2, P3, dan P4 berbeda tidak nyata sedangkan perlakuan P1 berbeda nyata dengan P3 dan P4. Kadar VFA dan N-NH3 yang diperoleh berada dalam kisaran normal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: D17074
Uncontrolled Keywords: VFA, N-NH3, corn husk, corn cob, garlic husk, sengon leaf.
Subjects: C > C856 Corn
Divisions: Fakultas Peternakan > S1 Peternakan
Depositing User: Mr Supriyana Supriyana
Date Deposited: 03 Dec 2018 07:56
Last Modified: 17 Jan 2020 07:34
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/763

Actions (login required)

View Item View Item