Hubungan Musim dengan Bobot Lahir dan Ukuran Linier Tubuh Pedet Sapi Brahman di BPTU -Hpt Sembawa Sumatera Selatan

WIXNYO, Agung (2017) Hubungan Musim dengan Bobot Lahir dan Ukuran Linier Tubuh Pedet Sapi Brahman di BPTU -Hpt Sembawa Sumatera Selatan. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (605kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Daftar isi dan lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (622kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (612kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (616kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (624kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (624kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (648kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (608kB)
[img]
Preview
PDF (DaftarPustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf

Download (790kB) | Preview

Abstract

Hubungan Musim dengan Bobot Lahir dan Ukuran Linier Tubuh Pedet Sapi Brahman Di BPTU-HPT Sembawa, Sumatera Selatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan musim dengan bobot lahir (BL ) dan ukuran linier tubuh yang meliputi panjang badan (PB ) dan lingkar dada (LD ) pedet sapi Brahman.Materi penelitian yang digunakan adalah 450 ekor pedet sapi Brahman. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pengambilan data dilakukan secara sensus. Musim dikelompokkan menjadi awal musim kemarau, akhir musim kemarau, awal musim hujan dan akhir musim hujan. Data yang diperoleh, kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan bobot lahir pada awal kemarau 32,21 ± 3,24 kg, akhir kemarau 30,93 ± 3,15 kg, awal hujan 34,64 ± 4,38 kg dan akhir hujan 35,02 ± 4,09 kg. Panjang badan pada awal kemarau 58,28 ± 3,16 cm, akhir kemarau 56,44 ± 3,45 cm, awal hujan 59,17 ± 4,68 cm dan akhir hujan 60,04 ± 3,77 cm. Lingkar dada pada awal kemarau 70,79 ± 3,34 cm, akhir kemarau 69,11 ± 2,94 cm, awal hujan 71,15 ± 3,67 cm dan akhir hujan 72,40 ± 2,68 cm. Hasil analisis menunjukkan bahwa musim berpengaruh sangat nyata (P<0,01)terhadap bobot lahir, panjang badan dan lingkar dada. Nilai koefisien korelasi (r )bobot lahir, panjang badan dan lingkar dada masing-masing sebesar 0,306, 0,200, dan 0,206. Nilai koefisien determinasi (r²)bobot lahir, panjang badan dan lingkar dada masing-masing sebesar 9,4 %, 4,0 %, 4,2 %. Persamaan regresi dapat digunakan untuk menduga bobot lahir adalah Y = 30,41 + 1,21X, panjang badan Y = 56,68 + 0,78X, dan lingkar dada Y = 69,29 + 0,66X. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa bobot lahir, panjang badan dan lingkar dada pedet sapi Brahman mengalami penurunan pada awal hingga akhir musim kemarau kemudian mengalami peningkatan pada awal akhir musim hujan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: D17104
Uncontrolled Keywords: Musim, bobot lahir, ukuran linier tubuh, pedet sapi Brahman
Subjects: C > C125 Cattle
M > M603 Multiple birth
Divisions: Fakultas Peternakan > S1 Peternakan
Depositing User: Mr Supriyana Supriyana
Date Deposited: 12 Dec 2018 01:50
Last Modified: 22 Jan 2020 03:50
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/825

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year