Search for collections on Repository Universitas Jenderal Soedirman

Geologi dan Analisis Kualitas Batugamping untuk Bahan Baku Semen Daerah Sawangan dan Sekitarnya, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

ROMADHONI, Reza (2018) Geologi dan Analisis Kualitas Batugamping untuk Bahan Baku Semen Daerah Sawangan dan Sekitarnya, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (103kB)
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (138kB)
[img] PDF (BabI)
BabI_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (432kB)
[img] PDF (BabII)
BabII_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
BabIII_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (728kB)
[img] PDF (BabIV)
BabIV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[img] PDF (BabIV)
BabIV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[img] PDF (BabV)
BabV_1.pdf

Download (4MB)
[img] PDF (BabVI)
BabVI_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DaftarPustaka_1.pdf

Download (119kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Batugamping adalah batuan sedimen yang sebagian besar tersusun oleh mineral kalsium karbonat CaCO3. Batugamping merupakan bahan baku utama dalam pembuatan semen, oleh karena itu perlu dilakukan analisa kualitas batugamping untuk mengetahui kelayakannya sebagai bahan baku semen. Lokasi penelitian berada pada Daerah Sawangan dan Sekitarnya Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan yaitu pemetaan kondisi geologi dan analisis kimia batugamping dengan metode XRF. Analisa XRF berguna untuk mengetahui kadar unsur kimia pada batuan. Hasil pemetaan geologi didapatkan 5 satuan batuan dimulai yang paling tua yaitu Satuan Batupasir, Satuan Intrusi Diorit, Satuan Batugamping, Satuan Perselingan Batupasir-Batulempung, dan Satuan Endapan Aliran Lava Andesit Basaltik. Struktur geologi yang dijumpai yaitu lipatan, sesar geser kiri dan sesar turun dengan gaya utama berarah NE-SW. Standard kelayakan kualitas batugamping yang dipakai yaitu berdasarkan klasifikasi Walter L. Duda dan PT Sinar Tambang Arthalestari. Berdasarkan analisa XRF batugamping daerah penelitian umumnya didapatkan kadar CaO > 48.9%, sedangkan kadar MgO pada seluruh sampel < 1.5% yang artinya batugamping daerah penelitian memiliki kualitas baik. Berdasarkan analisis petrografi batugamping daerah penelitian adalah batugamping bioklastik dengan penamaan petrografi packstone (Dunham, 1962). Fasies packstone diinterpretasikan terendapkan di lingkungan foreslope (Wilson, 1975) dan lingkungan forereef Slope (L.Pomar, 2004). Proses diagenesis yang terjadi yaitu mikritisasi mikroba, sementasi, dolomitisasi, kompaksi mekanik, neophormisme, dan pelarutan. Proses diagenesis yang mempengaruhi kualitas batugamping daerah penelitian adalah proses dolomitisasi dan neophormisme.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: H18013
Uncontrolled Keywords: Batugamping, diagenesis, Packstone, semen
Subjects: C > C144 Cement
G > G77 Geology
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Geologi
Depositing User: Mrs Endang Kasworini
Date Deposited: 23 Feb 2021 04:26
Last Modified: 23 Feb 2021 04:26
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/8522

Actions (login required)

View Item View Item