Search for collections on Repository Universitas Jenderal Soedirman

Peramalan Jumlah Curah Hujan di Kalimantan Barat menggunakan Model Generalized Space Time Autoregressive

UTAMI, Riani (2021) Peramalan Jumlah Curah Hujan di Kalimantan Barat menggunakan Model Generalized Space Time Autoregressive. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Riani Utami-K1B016034-Skripsi-2021.pdf

Download (18kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Riani Utami-K1B016034-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (471kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Riani Utami-K1B016034-Skripsi-2021.pdf

Download (23kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-1-Riani Utami-K1B016034-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (28kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-2-Riani Utami-K1B016034-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (311kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-3-Riani Utami-K1B016034-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (114kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-4-Riani Utami-K1B016034-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (482kB)
[img] PDF (BabV)
BAB-5-Riani Utami-K1B016034-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (62kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Riani Utami-K1B016034-Skripsi-2021.pdf

Download (22kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Riani Utami-K1B016034-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (197kB)

Abstract

Model GSTAR (generalized space time autoregressive) merupakan salah satu model space time yang dapat digunakan untuk memodelkan data time series di sejumlah lokasi yang dianggap saling berkaitan. Pada penelitian ini, model GSTAR diaplikasikan untuk peramalan jumlah curah hujan bulanan di Kalimantan Barat khususnya di Stasiun Sintang, Stasiun Melawi, dan Stasiun Ketapang. Data yang digunakan untuk pemodelan adalah data jumlah curah hujan bulan Januari 2013-Desember 2017, sedangkan data yang digunakan untuk validasi model adalah data bulan Januari 2018-Desember 2018. Bobot spasial yang digunakan yaitu bobot seragam, bobot inversi jarak, dan bobot normalisasi korelasi silang, sementara metode estimasi yang digunakan adalah OLS (ordinary least square). Pemilihan model terbaik didasarkan pada nilai RMSE (root mean square error) terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model GSTAR(1:1) dengan ketiga bobot spasial tersebut memberikan hasil yang sama baik karena memiliki nilai RMSE yang hampir sama. Dengan demikian, model tersebut dapat digunakan untuk peramalan jumlah curah hujan bulan Januari 2019-Desember 2019. Hasil peramalan menunjukkan untuk Stasiun Sintang dan Stasiun Melawi, jumlah curah hujan tertinggi diperkirakan terjadi pada Maret 2019 dan terendah terjadi pada Agustus 2019. Sementara untuk Stasiun Ketapang, jumlah curah hujan tertinggi diperkirakan terjadi pada Januari 2019 dan terendah terjadi pada September 2019.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: K21042
Uncontrolled Keywords: Curah hujan, model space time, peramalan, bobot spasial
Subjects: C > C475 Climate
R > R80 Rain
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Matematika
Depositing User: Mrs Riani Utami
Date Deposited: 24 Feb 2021 06:49
Last Modified: 24 Feb 2021 06:49
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/8673

Actions (login required)

View Item View Item