Penggunaan Alat Deteksi Kebohongan pada Tahap Penyidikan Tindak Pidana (Studi di Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya)

MURSID, Daru Iqbal (2017) Penggunaan Alat Deteksi Kebohongan pada Tahap Penyidikan Tindak Pidana (Studi di Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
cover_1.pdf

Download (516kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
legalitas_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
abstrak_1.pdf

Download (708kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab.I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (626kB)
[img] PDF (BabII)
Bab.II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (774kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab.III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (625kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab.IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (732kB)
[img] PDF (BabV)
Bab.V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (497kB)
[img]
Preview
PDF (DaftarPustaka)
Daftar pustaka_1.pdf

Download (613kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang kegunaan alat deteksi kebohongan pada tahap penyidikan tindak pidana di Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya dan mengetahui tentang kedudukan alat deteksi kebohongan dalam pembuktian. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang memaparkan gambaran keadaan yang terjadi di lapangan. Penelitian ini dilaksanakan di Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode wawancara, dimana yang menjadi narasumber adalah Iptu. Suharto, S.H. (Paur Analisis Dit. Reskrim Polda Metro Jaya), Dr. dr. Fidiansjah Sp. K.J., dan dr. Prianto Djatmiko, Sp.K.J.(ahli psikologi dan psikiatri forensik). Dari hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa alat deteksi kebohongan merupakan suatu sarana dan teknik dalam penyidikan yang memiliki kegunaan untuk mengetahui keteranga yang disampaikan oleh saksi maupun tersangka merupakan kejadianyang sebenar benarnya atau berbohong. Kemudian berkaitan dengan kedudukan alat deteksi kebohongan dalam pembuktian dapat diketahui bahwa alat deteksi kebohongan merupakan bagian dari alat bukti,namun hasil dari tes menggunakan alat deteksi kebohongan yang telah di verifikasi oleh ahli psikologi forensik dapat berkedudukan sebagai alat bukti keterangan ahli.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penggunaan, Alat Deteksi Kebohongan, Penyidikan, Tindak Pidana
Subjects: C > C953 Criminal investigation
L > L208 Lie detectors and detection
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs Endang Kasworini
Date Deposited: 24 Oct 2018 02:48
Last Modified: 28 Aug 2020 02:46
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/87

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year