Ungkapan Permohonan Maaf dalam Bahasa Jepang

YULIANTI, Nia (2021) Ungkapan Permohonan Maaf dalam Bahasa Jepang. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Nia Yulianti-J1C017024-Skripsi-2021.pdf

Download (208kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Nia Yulianti-J1C017024-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (885kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Nia Yulianti-J1C017024-Skripsi-2021.pdf

Download (269kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Nia Yulianti-J1C017024-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (586kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Nia Yulianti-J1C017024-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (570kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Nia Yulianti-J1C017024-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (306kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Nia Yulianti-J1C017024-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (542kB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Nia Yulianti-J1C017024-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (285kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Nia Yulianti-J1C017024-Skripsi-2021.pdf

Download (409kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Nia Yulianti-J1C017024-Skripsi-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (479kB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang ungkapan permohonan maaf dalam bahasa Jepang. Latar belakang penelitian ini adalah banyak makna yang terkandung dalam ungkapan permohonan maaf dalam bahasa Jepang serta bentuk-bentuk yang terdapat pada ungkapannya seperti owabi, shazai, chinsha dan shinsha. Menanggapi hal tersebut, penulis meneliti tentang bentuk-bentuk ungkapan permohonan maaf dalam bahasa Jepang untuk bertujuan memberi pemahaman bagi pembelajar bahasa Jepang tentang bentuk-bentuk ungkapan permohonan maaf dalam bahasa Jepang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ungkapan permohonan maaf yang terdapat dalam dialog drama "kansatsui asagao" serta di kaji menggunakan kajian sosiolinguistik. Ada 7 jenis tuturan permohonan maaf, yaitu warui na, gomen, sumimasen, moushiwake arimasen, taihen moushiwake arimasen, moushiwake gozaimasen, dan taihen go meiwaku o okakemashita. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif dan hasil penelitian menunjukan bahwa owabi mempunyai banyak makna, meminta maaf meskipun tidak membuat kesalahan, dan meminta maaf karena kesalahan yang tidak disengaja. Chinsha merupakan permohonan maaf yang menjelaskan alasan atau keadaannya terlebih dahulu. Shazai merupakan permohonan maaf karena telah merugikan orang lain. Shinsha merupakan permohonan maaf mendalam karena telah merepotkan banyak pihak. Semua bentuk permohonan maaf dipengaruhi status sosial, jarak sosial, dan keformalan dalam penggunaannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: J21082
Uncontrolled Keywords: Owabi hyougeni, shazai, chinsha, shinsha, sosiolinguistik, faktor sosial
Subjects: J > J11 Japanese language
L > L50 Language and culture
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > S1 Bahasa dan Sastra Jepang
Depositing User: Mrs NIA YULIANTI
Date Deposited: 26 Feb 2021 03:40
Last Modified: 26 Feb 2021 03:40
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/8880

Actions (login required)

View Item View Item