PERMATASARI, Dian Yulia (2021) Penuntutan Pidana Mati terhadap Pelaku Tindak Pidana Korupsi (Studi Perbandingan di Indonesia dan Republik Rakyat Cina). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
PDF (Cover)
COVER-Dian Yulia Permatasari-E1A017199-Skripsi-2021.pdf Download (207kB) |
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Dian Yulia Permatasari-E1A017199-Skripsi-2021.pdf Restricted to Repository staff only Download (466kB) |
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Dian Yulia Permatasari-E1A017199-Skripsi-2021.pdf Download (196kB) |
|
PDF (BabI)
BAB-I-Dian Yulia Permatasari-E1A017199-Skripsi-2021.pdf Restricted to Repository staff only Download (621kB) |
|
PDF (BabII)
BAB-II-Dian Yulia Permatasari-E1A017199-Skripsi-2021.pdf Restricted to Repository staff only Download (930kB) |
|
PDF (BabIII)
BAB-III-Dian Yulia Permatasari-E1A017199-Skripsi-2021.pdf Restricted to Repository staff only Download (296kB) |
|
PDF (BabIV)
BAB-IV-Dian Yulia Permatasari-E1A017199-Skripsi-2021.pdf Restricted to Repository staff only Download (540kB) |
|
PDF (BabV)
BAB-V-Dian Yulia Permatasari-E1A017199-Skripsi-2021.pdf Restricted to Repository staff only Download (276kB) |
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Dian Yulia Permatasari-E1A017199-Skripsi-2021.pdf Download (482kB) |
Abstract
Pidana mati merupakan salah satu jenis hukuman tertua yang pernah ada sejalan dengan umur manusia. Negara yang masih menganut pelaksanaan pidana mati terhadap pelaku tindak pidana korupsi diantaranya ialah negara Indonesia dan Cina. Pidana mati merupakan hal yang masih sangat diandalkan oleh negara Cina dalam memaksimalkan pemberantasan korupsi dibandingkan dengan negara Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian hukum normatif bersifat preskriptif, yakni mempelajari tujuan hukum, nilai-nilai keadilan, validitas aturan hukum, konsep-konsep hukum dan norma-norma hukum. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari studi pustaka dan studi peraturan perundang-undangan dengan metode analisis normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan, bahwa penuntutan pidana mati terhadap pelaku tindak pidana korupsi di Indonesia sangat minim dilakukan oleh jaksa, yang menyebabkan hakim akan semakin jauh menjatuhkan pidana mati kepada koruptor. Sedangkan penuntutan pidana mati di Cina sangat aktif dan nyata dilakukan oleh jaksa kepada para pelaku tindak pidana korupsi di negaranya, sehingga hakim dapat yakin dalam menjatuhkan putusannya.
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Nomor Inventaris: | E21164 |
Uncontrolled Keywords: | Penuntutan, Pidana Mati, Tindak Pidana Korupsi |
Subjects: | D > D53 Death L > L76 Law and legislation W > W123 White collar crimes |
Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum |
Depositing User: | Mrs Dian Yulia Permatasari |
Date Deposited: | 22 Jun 2021 01:40 |
Last Modified: | 22 Jun 2021 01:40 |
URI: | http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/9992 |
Actions (login required)
View Item |