Perkembangan in vitro oosit ikan nilem (osteochilus vittatus) dalam medium yang mengandung tiroksin dengan berbagai konsentrasi

ANITASARI, Dhiyan (2017) Perkembangan in vitro oosit ikan nilem (osteochilus vittatus) dalam medium yang mengandung tiroksin dengan berbagai konsentrasi. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (395kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas dan bagian awal TA_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (885kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (618kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab.I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (485kB)
[img] PDF (BabII)
Bab.II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (627kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab.III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (631kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab.IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (764kB)
[img] PDF (BabV)
Bab.V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (481kB)
[img] PDF (Daftarpustaka)
Daftar pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (583kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (760kB)

Abstract

Penelitian pada beberapa ikan teleostei menunjukkan bahwa oosit ikan yang diovulasikan mengandung hormon tiroksin. Hal ini mengindikasikan bahwa hormon tersebut memiliki peranan dalam perkembangan oosit. Namun belum diketahui peranan tiroksin dalam oogenesis pada ikan nilem dan konsentrasi tiroksin yang dibutuhkan. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengevaluasi pengaruh tiroksin terhadap perkembangan oosit ikan nilem (Osteochilus vittatus) secara in vitro dan menentukan kadar hormon tiroksin yang berpengaruh terhadap perkembangan oosit ikan nilem (Osteochilus vittatus) secara in vitro. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan yang diuji berupa kadar hormon tiroksin dalam medium kultur dengan konsentrasi 0ng/mL, 25 ng/mL, 50 ng/mL, dan 100 ng/mL medium. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 9 kali. Oosit di co-culture dengan fragmen hepar dalam Dulbecco’s Modified Eagle’s Medium (DMEM) yang disuplementasi dengan L-glutamin (5%), Streptomycin/Penicilin (5%), FBS (10%) dan estradiol-17β (200pg/ml) selama 7 hari dengan temperatur 30 C. Data yang diukur berupa viabilitas oosit, diameter oosit dan tahap perkembangan oosit yang dianalisis menggunakan ANOVA. Setelah 7 hari perlakuan didapatkan hasil bahwa oosit berkembang dari tahap V7 menjadi tahap post vitelogenik (PV), diameter oosit meningkat dari 780µm sampai 1036µm sedangkan viabilitas oosit menurun 62% sampai 73%. Adanya hormon tiroksin pada medium kultur tidak memberikan pengaruh nyata (p>0,05) baik terhadap perkembangan oosit maupun viabilitas oosit.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: B17018
Uncontrolled Keywords: Osteochilus vittatus, oocyte development, thyroxine, co-culture Osteochilus vittatus, perkembangan oosit, tiroksin, co-culture
Subjects: F > F181 Fish culture
F > F183 Fishes Ecology
Divisions: Fakultas Biologi > S1 Biologi
Depositing User: Mrs Endang Kasworini
Date Deposited: 01 Nov 2019 02:20
Last Modified: 12 Nov 2019 02:22
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/1972

Actions (login required)

View Item View Item