Identifikasi Pseudomonas Aeruginosa Pada Sampel Otitis Media Supuratif Kronis dengan Metode Spektrometri Massa, Sekuensing Gen 16s Rrna dan Uji Sensitivitas Antibiotik

SIMBOLON, Reinhard (2017) Identifikasi Pseudomonas Aeruginosa Pada Sampel Otitis Media Supuratif Kronis dengan Metode Spektrometri Massa, Sekuensing Gen 16s Rrna dan Uji Sensitivitas Antibiotik. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (210kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas dan bagian awal TA_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (864kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (426kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (328kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (739kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (848kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (192kB)
[img] PDF (Daftarpustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (554kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (707kB)

Abstract

Otitis Media Supuratif kronis (OMSK) adalah peradangan pada sebagian atau seluruh mukosa telinga tengah, tuba eustachius, antrum mastoid, dan sel-sel mastoid. Penyakit ini dapat menjangkit anak-anak maupun orang dewasa. Salah satu penyebab utama OMSK adalah Pseudomonas aeruginosa. P.aeruginosa merupakan bakteri Gram negatif berbentuk batang yang mampu hidup pada lingkungan dengan ketersediaaan nutrisi rendah. P.aeruginosa merupakan flora normal yang dapat ditemukan di air, tanah, dan kulit manusia. P.aeruginosa digolongkan ke dalam patogen oportunistik karena hanya mampu menginfeksi inang lewat luka ataupun ketika inang mengalami imunodefisiesnsi. Penanganan utama pada OMSK adalah terapi antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dosis dapat menyebabkan munculnya strain baru yang resisten terhadapa suatu antibiotik. Keberadaan P.aeruginosa yang resisten antibiotik dapat diketahui melalui uji sensitivitas antibiotik. Identifikasi P.aeruginosa umumnya dilakukan dengan metode konvensional dengan menggunakan berbagai macam media pertumbuhan. Pendekatan yang lebih sederhana dan efektif dalam mendeteksi mikroorganisme ini adalah spektrometri massa dengan metode Matrix-Assisted Laser Desorption Ionization – Time of Flight Mass Spectrometry (MALDI-TOF MS). Sekuensing gen 16S rRNA juga dapat dilakukan sebagai pendekatan molekuler. Sampel yang teridentifikasi sebagai P.aeruginosa akan diuji pola sensitivitas antibiotiknya dengan metode difusi cakram Kirby-Bauer. Tujuan penelitian ini untuk mendeteksi P.aeruginosa pada sampel Otitis Media Supuratif Kronis (OMSK) dan juga pola resistensinya terhadap beberapa jenis antibiotik. Sampel klinis didapatkan dari Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto periode September 2016-Februari 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12 dari 40 sampel (30%) mengandung bakteri P.aeruginosa. Sebanyak 12 sampel OMSK menghasilkan total 12 isolat positif P.aeruginosa. Semua isolat sudah dikonfirmasi, baik dengan MALDI-TOF atupun juga dengan sekuensing gen 16S rRNA. Sebanyak 12 isolat positif P.aeruginosa diuji antibiotik dan tidak ditemukan isolat yang resisten.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: B17146
Uncontrolled Keywords: Pseudomonas aeruginosa, Otitis media, CSOM, 16S rRNA sequences, Resistance pattern Pseudomonas aeruginosa, Otitis media, OMSK, MALDI-TOF, Sekuen 16S rRNA, Pola resistensi
Subjects: A > A366 Antibiotics
B > B8 Bacteria
Divisions: Fakultas Biologi > S1 Biologi
Depositing User: Mrs Endang Kasworini
Date Deposited: 27 Feb 2020 08:32
Last Modified: 27 Feb 2020 08:32
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/2114

Actions (login required)

View Item View Item