Respon Fisiologis Tanaman Kedelai (Glycine Max (L.) Merr.) Kultivar Mahameru Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Pada Kondisi Salinitas Tinggi

MULY, Lydia Amella (2017) Respon Fisiologis Tanaman Kedelai (Glycine Max (L.) Merr.) Kultivar Mahameru Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Pada Kondisi Salinitas Tinggi. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (100kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas dan bagian awal TA_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (290kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (204kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (209kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (100kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (340kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (318kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (86kB)
[img] PDF (Daftarpustaka)
Daftar Pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (223kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) merupakan salah satu komoditas pangan penting nomor dua setelah padi yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan, pakan ternak, dan industri makanan. Kebutuhan kedelai oleh masyarakat semakin meningkat setiap tahun, namun berbanding terbalik dengan tingkat produksi kedelai. Penurunan produksi kedelai disebabkan adanya faktor lingkungan yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan. Salinitas merupakan salah satu faktor lingkungan yang mengganggu kondisi fisiologis tanaman kedelai akibat adanya garam terlarut dengan menurunkan kualitas unsur hara di dalam tanah. Hal tersebut perlu penanganan khusus untuk membantu tanaman tetap mempertahankan kondisi fisiologisnya. Pemakaian pupuk kandang sapi merupakan salah satu cara alternatif untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman karena tidak memberikan resiko pada tanaman. Ketersediaan unsur hara di dalam pupuk kandang dapat memperbaiki sifat fisik, dan biologi tanah. Kandungan selulosa dan kadar air yang tinggi di dalam pupuk kandang dapat menjaga kadar air dalam tanaman disaat kehilangan air akibat salinitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang terhadap pertumbuhan tanaman kedelai kultivar mahameru pada kondisi salinitas tinggi dan untuk mengetahui dosis pemberian pupuk kandang yang optimal untuk pertumbuhan tanaman kedelai kultivar mahameru pada kondisi salinitas tinggi. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Dosis pemberian pupuk kandang adalah P0 (kontrol) = 0 g per polybag (0 t/ha) , P1= 80 g per polybag (5 t/ha), P2 = 160 g per polybag (10 t/ha), P3 = 240 g per polybag (15 t/ha), P4 = 320 g perpolybag (20 t/ha). Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, perlakuan pupuk kandang sapi dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman pada beberapa parameter, meningkatkan jumlah klorofil a, klorofil b, luas daun, berat basah akar, dan berat kering akar, dan perlakuan pupuk sebanyak 80 g per polybag (5 t/ha) merupakan dosis yang optimal untuk pertumbuhan tanaman kedelai pada kondisi salinitas tinggi. Sedangkan hasil berat basah tajuk dan berat kering tajuk tidak dipengaruhi oleh pemberian pupuk kandang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: B17147
Uncontrolled Keywords: Chlorophyll, Soybean, Salinity, Manure. Klorofil, kedelai, salinitas, pupuk kandang.
Subjects: F > F118 Fertility
S > S531 Soybean
Divisions: Fakultas Biologi > S1 Biologi
Depositing User: Mrs Endang Kasworini
Date Deposited: 28 Feb 2020 02:02
Last Modified: 28 Feb 2020 02:02
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/2116

Actions (login required)

View Item View Item