White Collar Crime In Media (Analisis Isi Berita Kasus Kejahatan Korupsi Di Indonesia Dalam Harian Kompas Bulan Januari-Juni 2015)

PRATIWI, Vina (2017) White Collar Crime In Media (Analisis Isi Berita Kasus Kejahatan Korupsi Di Indonesia Dalam Harian Kompas Bulan Januari-Juni 2015). Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (249kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Legalitas dan Bagian Awal Tugas Akhir_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (275kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (340kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
BAB I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (372kB)
[img] PDF (BabII)
BAB III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (300kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (300kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] PDF (BabV)
BAB V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (128kB)
[img] PDF (Daftarpustaka)
Daftar pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (260kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (299kB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “WHITE COLLAR CRIME IN MEDIA” (Analisis Isi Berita Kasus Kejahatan Korupsi di Indonesia dalam Harian KOMPAS Bulan Januari-Juni 2015). Skripsi ini termasuk dalam lingkup Sosiologi Korupsi. Kasus kejahatan korupsi di Indonesia banyak diberitakan oleh media baik dari televisi maupun media cetak seperti koran. Dalam penelitian ini, Harian KOMPAS bulan Januari-Juni 2015 menjadi sumber utama untuk menganalisis adanya kasus kejahatan korupsi di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana karakteristik pelaku kejahatan korupsi, bentuk kejahatan korupsi, dan bentuk hukuman yang diberikan kepada pelaku kejahatan korupsi di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi (content analysis) yang dalam pengolahannya menggunakan bantuan program SPSS (Stastistical Product and Service Solution). Sumber Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang bersumber dari teks berita kejahatan korupsi dalam Harian KOMPAS selama bulan Januari-Juni 2015. Penelitian ini menggunakan metode analisis univariat dan dalam penyajian data menggunakan tabel distribusi frekuensi, diagram batang, dan pie chart. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa kejahatan korupsi lebih banyak dilakukan oleh laki-laki dengan rentang usia 46-65 tahun yang lebih banyak berprofesi sebagai kepala daerah. Jumlah pelaku yang terlibat terbanyak dilakukan oleh 1-2 orang sebab kasus kejahatan korupsi merupakan suatu perkara yang sulit terdeteksi keberadaannya serta harus melewati proses yang sangat panjang sehingga sulit untuk menguak jumlah pelaku sebenarnya yang terlibat dalam kejahatan korupsi. Modus kejahatan korupsi yang paling banyak dilakukan adalah penyalahgunaan anggaran, dan sebagian besar uang yang dikorupsi adalah dari sektor infrastruktur dengan instansi terbanyak adalah pemerintah daerah. Besaran korupsi didominasi dengan kisaran Rp 1 miliar-24,9 miliar yang termasuk ke dalam korupsi besar. Bentuk hukuman bagi pelaku korupsi terbanyak adalah masih dalam tahap proses hokum. Vonis yang dijatuhkan bagi pelaku kejahatan korupsi di Indonesia belum efektif dan optimal. Selain masih terdapat putusan bebas, rata-rata vonis yang dijatuhkan juga rendah sehingga cenderung belum menjerakan pelaku korupsi yang mengakibatkan kasus kejahatan korupsi masih marak di wilayah Indonesia. JABODETABEK menjadi wilayah paling banyak terjadi kasus kejahatan korupsi. Implikasi yang dapat diambil dari penelitian ini adalah media yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam isu penindakan korupsi perlu mengembangkan hubungan kerja sama antara komisi pemberantasan korupsi dan lembaga penegak hukum (kepolisian,kejaksaan dan pengadilan). Dengan adanya relasi tersebut, media dapat terbuka kepada masyarakat dalam menyediakan informasi terkait pemberitaan kasus korupsi secara lengkap dan tuntas. Tidak hanya itu, media juga dapat menjadi wadah pendidikan publik, di mana berita atau tulisan yang dimuat dapat menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan korupsi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: F17078
Subjects: C > C944 Crime
M > M116 Mass media
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Sosiologi
Depositing User: Mrs Sri Hartati
Date Deposited: 11 Nov 2019 03:22
Last Modified: 11 Nov 2019 03:22
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/2349

Actions (login required)

View Item View Item