Environmental Disclosure and Economic Performance: Behind Environmental Industry

ANGGARA, Ali Akbar (2019) Environmental Disclosure and Economic Performance: Behind Environmental Industry. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
COVER-ALI AKBAR ANGGARA-C1N017003-SKRIPSI-2019.pdf

Download (272kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-ALI AKBAR ANGGARA-C1N017003-SKRIPSI-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (277kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-ALI AKBAR ANGGARA-C1N017003-SKRIPSI-2019.pdf

Download (49kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
BAB-I-ALI AKBAR ANGGARA-C1N017003-SKRIPSI-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (124kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-ALI AKBAR ANGGARA-C1N017003-SKRIPSI-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (284kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-ALI AKBAR ANGGARA-C1N017003-SKRIPSI-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (166kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-ALI AKBAR ANGGARA-C1N017003-SKRIPSI-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (285kB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-ALI AKBAR ANGGARA-C1N017003-SKRIPSI-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (73kB)
[img] PDF (Daftarpustaka)
DAFTAR-PUSTAKA-ALI AKBAR ANGGARA-C1N017003-SKRIPSI-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (136kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-ALI AKBAR ANGGARA-C1N017003-SKRIPSI-2019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (425kB)

Abstract

Isu lingkungan menjadi topik pembahasan yang cukup panas walaupun isu ini sudah dibahas sejak 1992 di konferensi internasional PBB yang diselenggarakan di Rio de Janeiro. Isu ini menjadi isu public karena sudah banyaknya kerusakan yang terjadi khususnya oleh aktivitas industri. Akibat hal tersebut, setiap perusahaan diwajibkan untuk turut aktif terlibat dalam penyelesaian masalah ini. Salah satu cara perusahaan turut berperan aktif adalah dengan menjalankan praktik bisnis hijau. Dari sisi akuntansi, perusahaan dapat mempraktikan akuntansi hijau yakni dengan mengungkapkan setiap aktivitas lingkungan ke publik. Maka dari itu penelitian ini akan menjelaskan alasan dan akibatnya apabila perusahaan melakukan praktik akuntansi hijau. Karena alasan inilah penelitian ini menguji variabel performa ekonomi yang diukur menggunakan Tobin’s Q dan mengetahui faktor yang mempengaruhinya seperti kinerja lingkungan, biaya lingkungan, tipe bisnis dan pengungkapan lingkungan. Teori utama yang digunakan dalam studi ini adalah teori stakeholder dan teori legitimasi. Teori Stakeholder menyatakan bahwa perusahaan bukanlah entitas yang hanya beroperasi untuk kepentingannya sendiri namun harus memberikan manfaat bagi stakeholder. Hal ini berkaitan dengan teori legitimasi yakni merupakan sistem pengelolaan perusahaan yang berorientasi pada keberpihakan terhadap masyarakat, pemerintah, individu dan kelompok masyarakat sebagai stakeholder. Studi ini menggunakan alat analisis regresi linier berganda. Namun demikian sebelum melakukan pengujian regresi linier berganda diperlukan pengujian regresi asumsi klasik diantaranya adalah uji normalitas, heteroskedastisitas, multikolinieritas, autokorelasi dan linieritas. Setelah itu, dilakukan pengujian menggunakan analisis jalur untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara langsung maupun tidak langsung. Jenis data yang dikumpulkan adalah data sekunder. Objek penelitian ini adalah perusahaan yang terindeks di LQ45 Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kriteria sebagai berikut: 1. Berada di index LQ45 tiga tahun berturut-turut yaitu 2015, 2016 dan 2017 2. Menerbitkan Laporan keuangan 2016, 2017 dan 2018 3. Mengikuti program PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup 4. Menerbitkan Laporan keberlanjutan tahun 2015, 2016 dan 2017 Hasil dari penelitian menunjukan bahwa kinerja lingkungan berpengaruh positif dan biaya lingkungan berpengaruh negatif terhadap pengungkapan informasi lingkungan. Pengungkapan informasi lingkungan berpengaruh positif terhadap kinerja ekonomi perusahaan. Pada penelitian ini menunjukan bahwa pengungkapan lingkungan dapat memediasi kinerja lingkungan dan biaya lingkungan terhadap kinerja ekonomi. Namun demikian kinerja lingkungan dan biaya lingkungan tidak berpengaruh langsung dengan kinerja ekonomi. Sementara jenis industri tidak memiliki pengaruh terhadap pengungkapan informasi lingkungan dan kinerja ekonomi perusahaan. Dari study ini dapat diketahui bahwa kinerja lingkungan dan biaya lingkungan memperlukan pengungkapan lingkungan sebagai sarana agar dapat disoroti oleh investor. Tanpa adanya pengungkapan lingkungan di laporan akan menyebabkan kinerja lingkungan dan biaya lingkungan tidak memberikan dampak terhadap kinerja ekonomi dikarenakan investor tidak dapat melihatnya secara detail. Adanya pengaruh positif antara pengungkapan lingkungan terhadap kinerja ekonomi mengindikasikan bahwa stakeholder di Indonesia sudah peduli terhadap isu lingkungan yang diungkapkan dalam pengungkapan lingkungan yakni dalam hal ini melalui laporan keberlanjutan terstandar GRI 4.0. Hal ini sekaligus menjawab bahwa performa ekonomi menjadi alasan perusahaan mengungkapkan kinerja dan biaya lingkungan yang dikeluarkan. Sehingga apabila perusahaan menyajikan laporan mengenai lingkungan diharapkan akan menarik perhatian investor agar dapat membeli saham perusahaan tersebut atau berinvestasi kepada perusahaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: C19248
Uncontrolled Keywords: Akuntansi Lingkungan Hidup, Pengungkapan Informasi Lingkungan, Kinerja Ekonomi, Index LQ45.
Subjects: A > A29 Accounting
E > E359 Environment
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 Akuntansi
Depositing User: Mr Supriyana Supriyana
Date Deposited: 02 Jan 2020 07:47
Last Modified: 02 Jan 2020 07:47
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/3312

Actions (login required)

View Item View Item