Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat Dalam Pelestarian Cagar Budaya di Kabupaten Banyumas

SULAEMAN, Gilang Prasetia (2017) Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat Dalam Pelestarian Cagar Budaya di Kabupaten Banyumas. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Seodirman.

[img]
Preview
PDF (Cover)
Cover_1.pdf

Download (43kB) | Preview
[img] PDF (Legalitas)
Daftar isi_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (499kB)
[img]
Preview
PDF (Abstrak)
Abstrak_1.pdf

Download (105kB) | Preview
[img] PDF (BabI)
Bab I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (249kB)
[img] PDF (BabII)
Bab II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (416kB)
[img] PDF (BabIII)
Bab III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (214kB)
[img] PDF (BabIV)
Bab IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (357kB)
[img] PDF (BabV)
Bab V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (107kB)
[img] PDF (Daftarpustaka)
Daftar pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (216kB)

Abstract

Skripsi ini menguraikan mengenai pengaturan peran serta masyarakat dalam pelestarian cagar budaya serta membahas bagaimana pelaksanaan dari peran serta masyarakat tersebut khususnya di wilayah Kabupaten Banyumas. Pelestarian cagar budaya telah diatur di dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya dan di dalam Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Cagar Budaya, di dalam kedua Peraturan Perundang-undangan itu memberikan porsi yang besar terhadap peran serta masyarakat dengan cara diatur dalam pasal-pasal di dalamnya dan mengenai pelaksanaan dari peran serta masyarakat tersebut menjadi sebuah permasalahan yang menarik untuk diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk pengaturan peran serta masyarakat dalam pelestarian cagar budaya dan bagaimana pelaksanaan dari peran serta masyarakat tersebut khususnya di wilayah Kabupaten Banyumas. Penelitian ini termasuk tipe penelitian yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitianya itu deskriptif, sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data adalah wawancara dengan nara sumber dan studi kepustakaan, untuk metode analisis menggunakan analisis data kualitatif. Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu dalam kedua Peraturan Perundang-undangan tersebut memerintahkan kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam melestarikan cagar budaya dengan tiga bentuk pelestarian yaitu, Pelindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan, pelaksanaan dari pasal-pasal yang mengatur peran serta masyarakat di Kabupaten Banyumas tersebut sudah dirasa cukup baik karena cagar budaya dianggap memiliki nilai magis/sakraloleh masyarakat, namun masih ada beberapa cagar budaya yang terlantar karena dianggap tidak memiliki nilai magis/sacral dan sudah tidak berfungsi lagi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: E17093
Subjects: C > C1007 Cultural property Protection
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Fathu Rahman Rosyidi
Date Deposited: 09 Jan 2020 07:23
Last Modified: 09 Jan 2020 07:23
URI: http://repository.unsoed.ac.id/id/eprint/3385

Actions (login required)

View Item View Item