Gambaran Golongan Darah Subgroup A (A1, A2) dan Kemungkinan Hemolisis di Daerah Istimewa Yogyakarta

PRASETYA, Hieronymus Rayi (2017) Gambaran Golongan Darah Subgroup A (A1, A2) dan Kemungkinan Hemolisis di Daerah Istimewa Yogyakarta. Masters thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
1 cover.pdf

Download (601kB)
[img] PDF (Legalitas)
2 legalitas.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (985kB)
[img] PDF (Abstrak)
3 abstrak.pdf

Download (707kB)
[img] PDF (BabI)
4 bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 January 2027.

Download (740kB)
[img] PDF (BabII)
5 bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 January 2027.

Download (899kB)
[img] PDF (BabIII)
6 bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 January 2027.

Download (898kB)
[img] PDF (BabIV)
7 bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (753kB)
[img] PDF (BabV)
8 bab 5.pdf

Download (722kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
9 dapus.pdf

Download (717kB)
[img] PDF (Lampiran)
10 lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian mengenai populasi subgroup A di Indonesia belum pernah dilakukan dan keberadaan antibodi A1 yang dapat reaktif pada suhu tubuh belum diketahui. Penggolongan darah sistem ABO memiliki beberapa golongan darah subgroup A. Subgroup A1 dan A2 merupakan yang paling utama dalam subgroup golongan darah A. Subgroup A2 lebih banyak menimbulkan kesalahan identifikasi golongan darah dibandingkan dengan golongan darah lainnya karena variasi genetik yang dimilikinya. Subgroup A2 yang mengandung antibodi A1 dapat menimbulkan aglutinasi jika direaksikan dengan subgroup A1 yang mengandung antigen A1. Antibodi A1 ini bersifat cold reactive. Berdasarkan laporan kasus yang pernah terjadi, dilaporkan kasus antibodi A1 yang reaktif terjadi pada suhu 37⁰C. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui gambaran populasi subgroup pada golongan darah A1 dan A2 di DIY, (2) Mengetahui persentase keberadaan antibodi A1 yang terdapat dalam golongan darah subgroup A2, (3) Mengetahui apakah terdapat antibodi A1 yang reaktif pada suhu 25⁰C dan 37⁰C, dan (4) Mengetahui kecocokan antara subgroup A1 dengan A2. Penelitian ini dilakukan di PMI Kabupaten Sleman. Penelitian dilakukan dengan teknik sampling secara potong lintang (cross sectional). Sampel dalam penelitian ini adalah pendonor dengan golongan darah A yang ada di PMI DIY. Identifikasi subgroup golongan darah A1 dan A2 dilakukan dengan menggunakan lectin (ekstrak Dolichos biflorus). Adanya antibodi A1 pada subgroup A2 dilakukan dengan menggunakan pemeriksaan crossmatch yang dilakukan pada suhu 25⁰C dan 37⁰C. Hasil pemeriksaan terhadap 259 sampel menunjukan 97 ± 0,03% merupakan subgroup A1 dan 3 ± 0,03% merupakan subgroup A2. Hasil pemeriksaan crossmatch menunjukan 62,5% golongan darah A2 tidak memiliki antibodi A1 dan 37,5% sisanya memiliki antibodi A1. Hasil pemeriksaan juga menunjukan antibodi A1 pada subgroup A2 dapat reaktif pada suhu 25⁰C dan 37⁰C yang mampu mengaglutinasi sel eritrosit subgroup A1.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Subgroup A1, Subgroup A2, Hemolisis
Subjects: B > B168 Biology Medicine
B > B240 Blood
Divisions: Program Pascasarjana & Profesi > S2 Biologi
Depositing User: Mr Fathu Rahman Rosyidi
Date Deposited: 22 Jan 2026 03:11
Last Modified: 22 Jan 2026 03:11
URI: http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/39016

Actions (login required)

View Item View Item