Pengaruh Pemberian Ekstrak Ciplukan (Physalis angulata L.) terhadap Kadar Albumin Serum Tikus Model Diabetes

NISA, Fakrotun (2026) Pengaruh Pemberian Ekstrak Ciplukan (Physalis angulata L.) terhadap Kadar Albumin Serum Tikus Model Diabetes. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Fakrotun Nisa-G1A022080-Skripsi-2026.pdf

Download (162kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Fakrotun Nisa-G1A022080-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (573kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Fakrotun Nisa-G1A022080-Skripsi-2026.pdf

Download (265kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Fakrotun Nisa-G1A022080-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2027.

Download (372kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Fakrotun Nisa-G1A022080-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2027.

Download (835kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Fakrotun Nisa-G1A022080-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2027.

Download (328kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Fakrotun Nisa-G1A022080-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (365kB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Fakrotun Nisa-G1A022080-Skripsi-2026.pdf

Download (232kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Fakrotun Nisa-G1A022080-Skripsi-2026.pdf

Download (270kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Fakrotun Nisa-G1A022080-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar belakang : Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang sering menimbulkan komplikasi mikrovaskular, salah satunya nefropati diabetik. Kondisi ini ditandai oleh kerusakan ginjal yang menyebabkan peningkatan kehilangan albumin melalui urin sehingga berdampak pada penurunan kadar albumin serum. Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.) diketahui memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antifibrosis. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak Ciplukan dosis 75 mg/kgBB, 150 mg/kgBB, dan 300 mg/kgBB terhadap kadar albumin serum tikus model diabetes. Metode : Penelitian ini menggunakan bahan biologis tersimpan berupa serum tikus putih jantan galur Wistar yang berasal dari penelitian sebelumnya. Tikus telah diinduksi diabetes menggunakan STZ-NA dan dibagi ke dalam lima kelompok, yaitu kelompok kontrol sehat, kelompok kontrol diabetes, serta tiga kelompok diabetes yang mendapat ekstrak Ciplukan (Physalis angulata L.) dosis 75 mg/kgBB, 150 mg/kgBB, dan 300 mg/kgBB. Kadar albumin serum diukur menggunakan metode Bromocresol Green (BCG). Analisis kadar albumin serum dilakukan dengan uji Welch ANOVA. Hasil : Kelompok kontrol sehat, kontrol sakit, dan kelompok perlakuan memiliki nilai kadar albumin dalam rentang normal yaitu 3,0 – 5,0 g/dL. Hasil uji Welch ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok dengan nilai p=0,496 (p > 0,05). Kesimpulan : Pemberian ekstrak Ciplukan (Physalis angulata L.) dosis 75 mg/kgBB, 150 mg/kgBB, dan 300 mg/kgBB tidak berpengaruh terhadap kadar albumin serum tikus model diabetes.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: G25206
Uncontrolled Keywords: Albumin, diabetes melitus, ekstrak Ciplukan, nefropati diabetik
Subjects: D > D146 Diabetes
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Pendidikan Dokter
Depositing User: Mrs. Fakrotun Nisa
Date Deposited: 20 Jan 2026 02:17
Last Modified: 20 Jan 2026 02:17
URI: http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/39039

Actions (login required)

View Item View Item