Eksplorasi Serangga Hama dan Musuh Alami pada Agroekosistem Padi (Oryza sativa L.) Varietas Inpago Unsoed Protani dan Inpari 32 di Kabupaten Purbalingga

SETIAWAN, Natania Nava (2026) Eksplorasi Serangga Hama dan Musuh Alami pada Agroekosistem Padi (Oryza sativa L.) Varietas Inpago Unsoed Protani dan Inpari 32 di Kabupaten Purbalingga. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
COVER-Natania Nava Setiawan-A1D021002-Skripsi-2026.pdf

Download (187kB)
[img] PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Natania Nava Setiawan-A1D021002-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (526kB)
[img] PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Natania Nava Setiawan-A1D021002-Skripsi-2026.pdf

Download (208kB)
[img] PDF (BabI)
BAB-I-Natania Nava Setiawan-A1D021002-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (201kB)
[img] PDF (BabII)
BAB-II-Natania Nava Setiawan-A1D021002-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (207kB)
[img] PDF (BabIII)
BAB-III-Natania Nava Setiawan-A1D021002-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (296kB)
[img] PDF (BabIV)
BAB-IV-Natania Nava Setiawan-A1D021002-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (316kB)
[img] PDF (BabV)
BAB-V-Natania Nava Setiawan-A1D021002-Skripsi-2026.pdf

Download (217kB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Natania Nava Setiawan-A1D021002-Skripsi-2026.pdf

Download (200kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-Natania Nava Setiawan-A1D021002-Skripsi-2026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pangan utama, namun produktivitas padi sering kali menurun akibat serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Penggunaan pestisida secara berlebihan berdampak negatif terhadap lingkungan, sehingga diperlukan pendekatan ramah lingkungan seperti Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang mengandalkan peranan musuh alami serta penggunaan varietas toleran terhadap OPT. Varietas Inpago Unsoed Protani dan Inpari 32 diketahui memiliki ketahanan terhadap beberapa hama dan penyakit utama padi, namun informasi terkait keanekaragaman serangga hama dan musuh alami pada kedua varietas tersebut masih terbatas, terutama di wilayah Blater, Kabupaten Purbalingga. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi serta membandingkan keanekaragaman serangga hama dan musuh alami pada fase generatif tanaman padi di kedua varietas tersebut, sehingga dapat memberikan dasar ilmiah dalam perencanaan strategi pengendalian hama terpadu yang berkelanjutan. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman, Blater, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada bulan Maret hingga Juli 2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif komparatif dengan dua varietas padi, yaitu Inpago Unsoed Protani dan Inpari 32 pada fase generatif, masing-masing terdiri atas dua plot berukuran 2 × 2 meter. Pengambilan data dilakukan melalui observasi lapangan dengan metode sweep net dan perangkap lem kuning untuk menangkap hama serta musuh alami, sedangkan intensitas serangan diamati berdasarkan gejala kerusakan tanaman menggunakan skala penilaian tertentu. Variabel yang diamati meliputi intensitas serangan, keanekaragaman hama dan musuh alami serta kelimpahan hama dan musuh alami, yang dianalisis menggunakan rumus intensitas serangan, indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), dan perhitungan kelimpahan relatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua jenis hama dominan yang menyerang tanaman padi pada fase generatif adalah Oxya sp. dan Leptocorisa sp. Intensitas serangan Oxya sp. cenderung menurun seiring bertambahnya umur tanaman, sedangkan serangan Leptocorisa sp. justru meningkat pada fase pengisian bulir karena tingginya kandungan cairan pada malai muda. Varietas Inpari 32 secara umum menunjukkan tingkat serangan yang lebih tinggi dibanding Inpago Unsoed Protani, yang kemungkinan disebabkan oleh perbedaan morfologi daun dan struktur tajuk. Keanekaragaman hama dan musuh alami berada pada kategori sedang (1,06–1,37), menandakan keseimbangan ekosistem yang masih terjaga. Varietas Inpago Unsoed Protani memiliki keanekaragaman dan kelimpahan musuh alami yang lebih tinggi, terutama dari ordo Coleoptera dan Diptera, yang berperan penting dalam pengendalian populasi hama. Sebaliknya, Inpari 32 cenderung memiliki struktur komunitas yang lebih sederhana.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: A26004
Uncontrolled Keywords: hama, Inpago Unsoed Protani, Inpari 32, keanekaragaman, musuh alami
Subjects: P > P178 Pest control Plant
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: Mrs. Natania Nava Setiawan
Date Deposited: 22 Jan 2026 08:19
Last Modified: 22 Jan 2026 08:19
URI: http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/39149

Actions (login required)

View Item View Item